Polisi di Sekupang Ringkus Ayah yang Gauli Anak Kandung

HARRIS BARELANG

SEKUPANG – Seorang warga Sekupang AY (49) diringkus polisi dari Unit Reserse Kriminal Polsek Sekupang. AY diduga telah berbuat asusila menggauli anak kandungnya.

Ia berkilah, saat menyetubuhi anak kandungnya, sedang bermimpi menyetubuhi seorang cewek cantik.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana membenarkan telah mengamankan AY, setelah mendapatkan laporan polisi. AY pun hampir diamuk warga karena perbuatan bejatnya.

“AY berhasil diamankan, setelah diinterogasi, AY mengakui telah melakukan pencabulan terhadap anak kandungnya di rumah mereka saat ibu korban tidak di rumah,” ujar Kapolsek Sekupang, Kamis (3/11/2022).

Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Ridho Lubis menambahkan, perbuatan AY terbongkar ketika anaknya menceritakan kajadian yang dialaminya kepada kerabat dekat. Saat ditanyakan, AY tak membantah telah menyetubuhi anak kandungnya. Ia mengakui perbuatannya. Namun, ia berkilah tidak sadar jika yang disetubuhi anaknya sendiri karena tengah bermimpi.

“AY mengaku baru sadar jika yang disetubuhinya adalah anak kandungnya sendiri ketika hasratnya sudah terpenuhi. Ia juga mengaku menangis dan menyesal ketika menyadari bahwa yang disetubuhinya adalah anak kandungnya sendiri,” jelas Iptu Ridho.

Mendengar pengakuan AY, sejumlah kerabat kemudian berkordinasi dengan perangkat RT. Pengakuan AY pun direkam sebagai bukti untuk membuat laporan ke Mapolsek Sekupang.

“Perbuatan bejat AY dilakukannya pertengahan September 2022. Sejumlah saksi pun turut diperiksa,” ungkap Iptu Ridho.

Selain mengamankan AY, polisi juga mengamankan barang bukti pakaian korban dan video pengakuan AY.

AY harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dengan dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-Undang. Dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP PROMO ENTENG