Aktivis Lieus Sungkharisma Meninggal Dunia

Lieus Sungkharisma Meninggal
Lieus Sungkharisma Meninggal. Foto Detik

HARRIS BARELANG

JAKARTA – Aktivis Lieus Sungkharisma meninggal dunia. Lieus dikabarkan meninggal karena sakit jantung. Kabar duka ini dibenarkan oleh Ketua GP Mania Immanuel Ebenezer atau Noel. Dia mendapatkan kabar tersebut dari keluarga dan staf Lieus Sungkharisma.

“Betul beliau meninggal dunia,” kata Noel saat dikonfirmasi, Rabu (25/1/2023).

Noel mendengar kabar Lieus meninggal karena sakit jantung. Namun, dia belum mengetahui pukul berapa tepatnya Lieus Sungkharisma meninggal dunia.

“Iya turut bersedih, (meninggal karena) sakit jantung,” ucap Noel.

Untuk diketahui, Noel memang beberapa kali membuat konten YouTue bersama Lieus Sungkharis ma.

Ucapan dukacita juga disampaikan Waketum Partai Gerindra Fadli Zon lewat akun Twitter-nya. Dia mengaku merasa kehilangan atas kepergian Lieus.

“Selamat jalan Bro Lieus Sungkharisma, aktivis yang berani bicara dan bersikap. Sungguh sedih dan merasa kehilangan,” kata Fadli Zon seperti dilihat detikcom di akun twitternya @fadlizon.

Fadli mengaku mengenal Lieus Sungkharisma sejak 1992.

“Saya mengenalnya sejak 1992, ketika almarhum menjadi Ketum Gemabudhi. RIP Bro Lieus,” imbuhnya.

BACA JUGA Giliran Aktivis Papua Natalius Pigai Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Terkait Etnis Minang

Profil Lieus Sungkharisma

Lieus Sungkharisma (Nama Tionghoa: Li Xue Xiung; (Hanzi: 李学雄)) (lahir 11 Oktober 1959)[2] adalah aktivis sosial Indonesia yang berketurunan Tionghoa. Ia sempat menjabat sebagai Ketua Umum Partai Reformasi Tionghoa Indonesia (PARTI), Wakil Bendahara Depinas SOKSI (Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) periode 1986-1991.

Ketua di DPP AMPI (Angkatan Muda Pembaruan Indonesia) dan DPP KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia), Ketua Umum Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi) pada tahun 1985, Ketua Perhimpunan Pengusaha Tionghoa DKI Jakarta dan Ketua Umum Multi Culture Society, sekaligus Wakil Presiden The World Peace Committee.[2] Ia juga mengelola tabloid bernama Naga Post.

Ia mengaku sebagai pendukung Joko Widodo pada pemilihan umum Presiden Indonesia 2014, namun kemudian menjadi pendukung Prabowo Subianto pada pemilihan umum Presiden Indonesia 2019.

Selain itu, ia juga merupakan pendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni pada pemilihan umum Gubernur DKI Jakarta 2017. Selain itu, Ia adalah salah satu dari pendukung Jusuf Kalla-Wiranto pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2009.

(detiknews/wikipedia.org)

FANINDO

Honda Capella