Pelaku Pemerasan Ngaku Polantas Diringkus Polisi

Pelaku Pemerasan Ngaku Polantas Diringkus Polisi
Pelaku Pemerasan Ngaku Polantas Diringkus Polisi. (Foto: Istimewa)

BATAM – Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja mengamankan seorang pria dewasa terduga pelaku tindak pidana pemerasan dan pengancaman yang mengaku sebagai Polantas. Pria berinisial V itu diamankan di jalan depan SPBU Pelita, Kecamatan Lubuk Baja.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Yudi Arvian menyebutkan pelaku melancarkan aksinya pada hari Minggu, 16 April 2023 malam di Jl. Imam Bonjol, Kecamatan Lubuk Baja. Ia mengancam pengendara motor yang tidak mengenakan helm, sembari mengaku sebagai polisi lalu lintas.

“Pelapor saat itu baru selesai makan dan mengendarai motor, dalam perjalanan pulang tiba-tiba ada seorang pengendara motor memepetnya,” dikutip Warta Kepri dari keterangan pers Kapolsek Lubuk Baja, Minggu (30/4/2023).

PKP EXPO

Pada saat itu, Kapolsek Yudi melanjutkan, pelaku mengatakan kepada korban “kenapa tidak pakai helm, saya Satlantas”. Korban kemudian langsung berhenti, dan pelaku langsung memfoto plat sepeda motor yang dikendarai korban.

BACA JUGA Waspada Wanita Jadi Incaran Jambret, Seorang Pelaku Diamankan Polsek Lubuk Baja

“Kemudian pelaku menjelaskan bahwa korban telah ditilang online, dan menyuruh mengambil tilang di Mall Pelayanan Publik dengan denda Rp1 juta. Jika tidak dibayar akan dihukum penjara selama 1 bulan dan sepeda motor akan dibawa ke kantor,” terang Yudi.

Mendengar hal tersebut korban ketakutan dan korban meminta dibantu agar tidak ditilang, dan korban menawarkan uang sebesar Rp200 ribu sebagai uang damai. Namun pelaku menolak dengan alasan korban banyak melakukan kesalahan, dan pelaku meminta uang sebesar Rp450 ribu, namun korban tidak ada uang.

Kemudian pelaku meminta handphone milik korban sebagai jaminan namun korban keberatan dan pelaku tetap memaksa agar korban menyerahkan handphonenya. Karena pelaku tidak berhasil mendapatkan handphone milik korban, kemudian pelaku meminta KTP milik korban untuk dijadikan jaminan.

“Dan karena korban melihat pelaku semakin marah jika tidak menyerahkan KTP, akhirnya korban menyerahkan KTP miliknya dengan terpaksa kepada pelaku,” kata dia.

Selanjutnya pelaku mengatakan KTP tersebut bisa diambil pada hari senin tanggal 17 April 2023 sekira pukul 21.00 Wib sampai dengan pukul 22.00 Wib di SPBU Pelita dengan membawa uang Rp450 ribu.

Akibat dari kejadian tersebut pelapor merasa takut akibat pemaksaan yang dilakukan pelaku serta mendengar ancaman hukuman akan dipenjara yang disampaikan oleh pelaku.

Setelah menerima laporan dari pelapor, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya berhasil mengamankan pelaku saat sedang menunggu korban membawa uang yang dimintanya.

“Pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Lubuk Baja untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” kata Yudi.

Adapun barang bukti yang turut diamankan berupa 1 unit Hp Vivo, 1 unit sepeda motor, 1 KTP, dan uang tunai sebesar Rp450 ribu.

“Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 368 Ayat 1 KUHP,” demikian Kompol Yudi. (ril)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24
PKP PROMO ENTENG