Home Batam Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Tinjau Proses Pembangunan Masjid Agung Batam Centre

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Tinjau Proses Pembangunan Masjid Agung Batam Centre

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Tinjau Proses Pembangunan Masjid Agung Batam Centre
Wali Kota Batam H. Muhammad Rudi meninjau pengerjaan Masjid Agung Batam Center (foto mc batam)
Banner DPRD Batam 2026

BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau proses pembangunan Masjid Agung Batam Centre pada Sabtu (8/6/2024). Masjid yang menjadi kebanggaan masyarakat Batam ini dijadwalkan akan diresmikan pada 30 Agustus mendatang.

“Sebelum diresmikan, saya ingin semua fasilitasnya sesuai yang kami rencanakan agar jemaah nantinya bisa nyaman saat beribadah di Masjid Agung Batam Centre ini,” tegas Wali Kota.

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota beberapa kali memastikan ke petugas di lapangan untuk mempercepat pembangunan. Beberapa aspek yang diperiksa termasuk pengeras suara, videotron, jaringan internet, taman, menara, sistem pembuangan air, dan sejumlah fasilitas lainnya.

Saat peninjauan, terlihat sejumlah pekerja sedang mempercepat pembangunan, termasuk menyelesaikan kubah masjid, plafon, pemasangan granit, dan pengerjaan lainnya.

“Saya ingin memastikan masjid yang direnovasi secara utuh ini kapan selesai. Sebelumnya sempat molor karena terkendala hujan dan berbagai hal lainnya. Saya menggesa agar segera selesai dan rencana akan kami resmikan 30 Agustus 2024,” ujar Rudi, yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kepri.

Rudi berharap masjid tersebut segera difungsikan mengingat pentingnya masjid ini bagi masyarakat di Kecamatan Batam Kota. “Hampir setahun tak beroperasi, kami ingin masjid yang bagus dan besar ini segera difungsikan. Masjid ini menjadi kebanggaan masyarakat Batam,” katanya.

Tak hanya berhenti di tahun ini, Masjid Agung Batam Centre akan kembali dilengkapi pada tahun 2025, khususnya untuk membangun menara dan taman penghijauan di kawasan tersebut.

“Ini dibangun dengan anggaran multi-years dan akan ditambah lagi, salah satunya untuk membangun dua menara dan penghijauan di kawasan masjid. Itu akan dikerjakan pada 2025,” kata Rudi. Suasana hijau di kawasan tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan masjid yang sejuk dan nyaman. “Warna masjid boleh berwarna biru, tapi kawasan dan suasananya harus hijau (asri),” tambahnya.

Jika semua selesai, masjid ini akan menjadi tempat yang indah dan nyaman serta menjadi destinasi wisata religi di Batam. Rudi menekankan bahwa semua fasilitas di dalamnya harus memadai.

“Masjid ini melengkapi sejumlah masjid yang sudah ada dan akan kami bangun di Batam. Ada beberapa masjid megah yang kita bangun seperti Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Masjid Tanjak. Kami juga berencana membangun masjid berbentuk kapal di Nongsa dan masjid di kawasan KEK Kesehatan,” ujar Rudi, yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Ini upaya kami untuk mewujudkan Batam menjadi bandar dunia madani yang modern dan sejahtera, sehingga fasilitas kebutuhan jemaah dalam beribadah bisa memadai,” tambahnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Kota Batam, Azril Apriansyah, menjelaskan berbagai progres pembangunan masjid tersebut hingga kapasitasnya.

“Untuk ruang utama mampu menampung 2.500 jemaah dan secara keseluruhan masjid ini mampu menampung 20 ribu jemaah,” katanya. (*/den)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026