Operator Produksi Satnusa Curi Ratusan Ponsel, Dijual di Media Sosial

Operator Produksi Satnusa Curi Ratusan Ponsel, Dijual di Media Sosial
Operator produksi PT Sat Nusapersada Kota Batam digelandang ke kantor polisi usai kedapatan curi ponsel pabrik (foto humas polresta barelang)

BATAM – Seorang operator produksi PT Sat Nusapersada (Satnusa) di Batam, ES (24), kedapatan mencuri ratusan handphone dari pabrik dan menjualnya di Market Place Facebook.

ES tidak bekerja sendirian. Ia bekerja sama dengan dua rekannya, DK dan J alias Y, yang bertugas menjual ponsel curian tersebut secara online dengan harga miring.

“Tiga orang kita amankan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol R. Moch. Dwi Ramadhanto, Jumat (14/6/2024) sore.

KPU KEPRI

Kasus ini terbongkar pada 29 Mei 2024, saat seorang karyawan baru mencoba mendaftarkan handphone Xiaomi Poco X6 5G miliknya sesuai peraturan perusahaan yang mewajibkan ponsel pribadi didaftarkan.

Namun, upaya registrasi ponsel ini selalu gagal, sehingga perusahaan mencurigai bahwa ponsel tersebut mungkin milik perusahaan yang belum dikirim ke konsumen.

Pengecekan imei mengkonfirmasi bahwa ponsel itu masih terdaftar sebagai milik PT Sat Nusapersada.

“Karyawan tersebut (pemilik handphone) mengaku bahwa ponsel itu dibeli dari seseorang melalui market place Facebook,” jelas Ramadhanto seperti dikutip batamline, Sabtu (15/6/2024)

Perusahaan kemudian mengaudit jumlah ponsel yang hilang dan berkoordinasi dengan polisi untuk menyelidiki kasus ini. Ditemukan sekitar 143 unit ponsel masih hilang.

“Polisi saat ini masih memeriksa ketiga pelaku secara intensif dan telah melakukan pra-rekonstruksi di lokasi perusahaan,” tambah Ramadhanto.

Kerugian perusahaan akibat pencurian ini diperkirakan mencapai Rp400 juta hingga Rp500 juta.

ES dijerat dengan Pasal 374 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP jo Pasal 55 jo Pasal 64 KUHP tentang Penggelapan dalam Jabatan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Sementara DK dan J dijerat dengan Pasal 480 KUHP tentang penadah, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. (*/den)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO