
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Sudah sepekan ini harga sayur mayur jenis sawi di Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau melonjak drastis.
Gagal panen akibat cuaca buruk diduga penyebab harga sayur mayur jenis sawi meroket.
Selain cuaca, faktor-faktor lain seperti biaya produksi, inflasi, permintaan dan penawaran juga memengaruhi harga sayur mayur.
Salah seorang pedagang dibilangan Teluk Air, Zul (49) mengungkapkan, harga sawi sebelumnya hanya kisaran Rp 20 hingga Rp 25 ribu saja.
“Kini bisa mencapai Rp 45 ribu bahkan menembus Rp 50 ribu per kilogramnya,” kata Zul, Sabtu 19 April 2025.
“Bahkan sayurnya (barang) sulit sekali didapatkan,” tambah Zul.
Beberapa faktor harga sayur sawi melonjak tajam, Zul berujar hujan yang terus menerus membuat petani gagal panen sehingga hasil panennya membusuk.
“Tentu gagal panen akibat cuaca buruk berdampak pada kenaikan harga sayur mayur jenis sawi ini, sehingga sangat dirasakan oleh konsumen,” pungkasnya.(Aman)
























