Home Minangkabau Jelang Setahun Memimpin Kabupaten Pasaman, Welly–Parulian Dapat Apresiasi dari Ketua DPRD

Jelang Setahun Memimpin Kabupaten Pasaman, Welly–Parulian Dapat Apresiasi dari Ketua DPRD

Kabupaten Pasaman
Menjelang satu tahun masa kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat.
Banner DPRD Batam 2026

PASAMAN – Menjelang satu tahun masa kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunthe, sejumlah program pembangunan dan pelayanan masyarakat yang telah berjalan mulai mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pimpinan DPRD Kabupaten Pasaman.

Ketua DPRD Pasaman menilai duet kepemimpinan Welly–Parulian mampu menghadirkan berbagai terobosan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, mulai dari sektor pelayanan publik, kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat nagari.

Berbagai program unggulan yang dijalankan pemerintah daerah dinilai menunjukkan komitmen dalam membangun Pasaman secara bertahap dengan mengedepankan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.

Sejumlah program yang menjadi perhatian publik di antaranya peningkatan layanan kesehatan, program bantuan sosial, penguatan ketahanan pangan, dukungan terhadap UMKM, hingga pengembangan sektor pendidikan dan kebudayaan daerah. Pemerintah daerah juga dinilai aktif mendorong percepatan pembangunan berbasis nagari.

Ketua DPRD Pasaman menyebut sinergi antara pemerintah daerah dan legislatif menjadi faktor penting dalam memastikan program-program pembangunan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan masyarakat, kepemimpinan Welly–Parulian juga disebut mulai memperlihatkan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, reformasi birokrasi, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui program berbasis potensi lokal.

Sebelumnya, pasangan Welly Suhery dan Parulian Dalimunthe resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pasaman periode 2025–2030 dengan membawa visi pembangunan “Pasaman Bangkit” yang menitikberatkan pada pelayanan publik, pembangunan daerah, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Memasuki tahun pertama kepemimpinan mereka, masyarakat berharap berbagai program yang telah dimulai dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kabupaten Pasaman di berbagai sektor.

Bagi Welly, mewujudkan program unggulan Pasaman Bangkit adalah komitmen yang tidak bisa ditawar. Fondasi pembangunan telah ditanamkan, baik melalui dokumen formal seperti Renstra dan Renja, maupun melalui program unggulan sebagai akselerator pembangunan.

“Sepuluh program unggulan ini kami susun untuk masyarakat. Alhamdulillah, satu per satu mulai berjalan setelah melalui proses panjang dan evaluatif,” ujarnya, Senin (6/5/2026).

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang berkesinambungan. Evaluasi berkala akan terus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat untuk melangkah lebih baik.

Welly juga menyinggung program Bajak Gratis yang sempat menuai perdebatan di awal, namun kini telah berjalan dengan dukungan aplikasi BAGUS sebagai bagian dari transformasi digital di Pasaman.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan, kemajuan Pasaman tidak boleh berhenti pada dokumen perencanaan semata, melainkan harus dirasakan nyata oleh masyarakat.

“Ke depan, indikator Pasaman Bangkit akan terlihat dari pendidikan, kesehatan, pembangunan fisik, dan aspek lainnya. Kita ingin kemajuan yang berkarakter dan berkelanjutan,” katanya.

Partisipasi seluruh elemen masyarakat pun menjadi kunci. Welly menegaskan komitmennya untuk tetap berada di garis depan dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Pasaman.

“Mari kita teguhkan niat bersama, mewujudkan Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju, dan berkelanjutan,” tutupnya. (*)

Kiriman Taufik CH

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026