
KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Karimun terus mendorong percepatan administrasi kependudukan digital dengan melakukan pelayanan jemput bola ke sekolah-sekolah.
Kali ini, Disdukcapil Karimun melaksanakan perekaman KTP Elektronik (KTP-el) sekaligus aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) di SMA Negeri 5 Karimun, Senin (11/5/2026).
Ratusan siswa tampak antusias mengikuti proses perekaman dan registrasi IKD yang diberikan secara gratis oleh petugas Disdukcapil.
Kepala Disdukcapil Karimun, Mavia Rozza, menjelaskan, program ini bertujuan mempermudah para pelajar yang telah memasuki usia wajib KTP agar dapat segera memiliki identitas resmi, baik dalam bentuk fisik maupun digital.
”Selain pelayanan administrasi kependudukan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar bersama Dukcapil Provinsi Kepulauan Riau,” terang Rozza.
“Forum ini melibatkan sejumlah pihak, mulai dari organisasi masyarakat, instansi terkait, mahasiswa hingga para guru dan pelajar,” tambah Rozza.
Kegiatan tersebut kata Rozza merupakan bagian dari upaya percepatan penerapan Identitas Kependudukan Digital di tengah masyarakat.
Menurutnya, tingkat kepemilikan IKD di Kabupaten Karimun saat ini masih tergolong rendah sehingga pihaknya turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan sosialisasi dan aktivasi.
“Kami ingin mempermudah masyarakat, khususnya pelajar yang sudah wajib memiliki KTP,” ujarnya.
Melalui program jemput bola ini, siswa tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk melakukan perekaman maupun aktivasi IKD.
“Selain SMA Negeri 5 Karimun, Disdukcapil juga menyasar sejumlah sekolah lain seperti SMA Swasta Maha Bodhi dan SMK Negeri 2 Karimun,” katanya.
Tidak hanya di lingkungan sekolah, Disdukcapil Karimun juga berencana melanjutkan sosialisasi dan aktivasi IKD ke kantor-kantor dinas serta instansi vertikal di wilayah Kabupaten Karimun.
Sementara itu, Kepala PMD Dukcapil Provinsi Kepri, Mispardi, menyebut? percepatan aktivasi IKD merupakan program nasional yang didorong Pemerintah Pusat guna mendukung transformasi layanan digital.
“IKD sangat penting karena saat ini hampir seluruh pelayanan sudah berbasis digital dan menggunakan smartphone. Dengan IKD, masyarakat akan lebih mudah mengakses berbagai layanan administrasi,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya identitas digital semakin meningkat.
“Sekaligus mempercepat transformasi layanan kependudukan yang lebih praktis, aman dan efisien,” tandasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis






























