Home Karimun FTZ Menyeluruh Karimun dan Bintan, Gubernur Ansar: Bisa Meyakinkan Kementerian Keuangan

FTZ Menyeluruh Karimun dan Bintan, Gubernur Ansar: Bisa Meyakinkan Kementerian Keuangan

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad.(Foto: Junizar)

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengakui perjuangan mewujudkan Free Trade Zone (FTZ) menyeluruh di Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam meyakinkan pemerintah pusat.

‎Menurut Ansar, salah satu hal terpenting saat ini adalah memberikan keyakinan kepada Kementerian Keuangan bahwa penerapan FTZ menyeluruh tidak hanya berbicara soal insentif dan potensi berkurangnya pendapatan negara, tetapi juga dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

‎“Kita harus bisa menyakinkan Kementerian Keuangan, bahwa di balik kehilangan pendapatan negara karena insentif-insentif yang diberikan, ada efek multiplier ekonomi yang dihasilkan melalui FTZ menyeluruh di Karimun dan Bintan,” ujar Ansar, di sela-sela acara soft launching Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), kawasan Coastal Area, Tanjungbalai Karimun, pada Jum’at (29/5/2026).

‎Ia menjelaskan, apabila Karimun dan Bintan memperoleh perlakuan FTZ penuh seperti yang diterapkan di Batam, maka kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) diyakini mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi strategis di Indonesia bagian barat.

‎Ansar optimistis keberhasilan FTZ menyeluruh di tiga daerah tersebut nantinya juga dapat memberikan dampak positif bagi wilayah lain di Kepulauan Riau, seperti Ranai di Natuna, Anambas, hingga Lingga.

‎“Kalau perlakuannya sama, saya yakin tiga kabupaten/kota ini bisa menjadi percontohan untuk mengangkat daerah lain seperti Natuna, Anambas, dan Lingga,” katanya.

‎Selain itu, Ansar menegaskan pemerintah provinsi akan terus melakukan komunikasi dan lobi intensif ke pemerintah pusat guna mempercepat realisasi FTZ menyeluruh tersebut.

Ia juga berencana melibatkan Bupati Karimun, Iskandarsyah, dalam agenda pembahasan lanjutan bersama pemerintah pusat.

‎”Penerapan FTZ menyeluruh dinilai dapat membuka peluang investasi lebih luas, meningkatkan aktivitas industri dan perdagangan, memperkuat sektor pelabuhan serta logistik, hingga menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Karimun dan Bintan,” pungkasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026 PANBIL MALL