
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, membuka ruang dialog dengan Aliansi Masyarakat Rempang-Galang Bersatu untuk menyerap aspirasi terkait rencana pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih di Rempang-Galang, Selasa (21/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah BP Batam memastikan pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang pendidikan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus meminimalkan potensi konflik sosial.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka, masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, masukan, dan harapan terkait pembangunan sekolah yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas 18,5 hektare .
Li Claudia menegaskan bahwa setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi dalam penyempurnaan pelaksanaan program.
“Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat. Itulah esensi pertemuan hari ini. Komunikasi dan dialog akan terus kami lakukan agar seluruh proses berjalan baik serta menghindari konflik sosial di kemudian hari,” ujar Li Claudia.
Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih bukan sekadar membangun fasilitas pendidikan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia unggul.
Program tersebut, kata dia, bertujuan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar memperoleh kesempatan belajar yang layak, didukung fasilitas memadai serta lingkungan yang mampu membentuk karakter dan keterampilan.
“Program ini merupakan amanat Pemerintah Pusat untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul. Kami ingin memastikan pelaksanaannya selaras dengan kepentingan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sebagai penerus pembangunan bangsa,” katanya.
Li Claudia juga menegaskan komitmen BP Batam untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat Rempang-Galang sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan Batam di masa depan.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mendukung peningkatan kualitas pendidikan sebagai fondasi pembangunan daerah. Ini menjadi modal penting agar Batam mampu bersaing dengan SDM yang unggul dan berkompeten di masa mendatang,” pungkasnya.
Dialog tersebut turut dihadiri perwakilan Polda Kepri, Pemerintah Kota Batam, Koramil 04 Galang, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak diharapkan dapat mendukung proses pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih agar berlangsung aman, kondusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Rempang-Galang.(*)
Editor Dedy Suwadha






























