Home Berita Utama KPK OTT Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro Diamankan Bersama Sejumlah Pihak

KPK OTT Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro Diamankan Bersama Sejumlah Pihak

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro
Banner DPRD Batam 2026

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, dan mengamankan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro pada Rabu (29/7/2026). Hingga kini, lembaga antirasuah tersebut masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diamankan.

Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut. Namun, KPK belum mengungkapkan secara rinci jumlah orang yang diamankan maupun perkara yang menjadi dasar pelaksanaan OTT.

“Benar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi wartawan mengenai penangkapan Bupati Pemalang.

Seluruh pihak yang diamankan saat ini masih berstatus sebagai terperiksa. Sesuai ketentuan hukum, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum mereka setelah dilakukan pemeriksaan awal.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan tindak pidana yang melatarbelakangi operasi tangkap tangan tersebut maupun identitas pihak lain yang ikut diamankan. Informasi lebih lengkap diperkirakan akan disampaikan setelah proses pemeriksaan selesai.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat Kabupaten Pemalang sebelumnya juga pernah menjadi sorotan setelah kepala daerah sebelumnya terjerat kasus korupsi yang ditangani KPK pada 2022. Namun, hingga saat ini belum ada informasi yang mengaitkan OTT terbaru dengan perkara tersebut. 

Anom merupakan Bupati Pemalang periode 2025–2030 yang terpilih pada Pilkada 2024 bersama wakilnya, Nurkholes. Pasangan tersebut diusung Partai Golkar dan didukung koalisi Partai Perindo, PSI, Partai Gelora, serta Partai Buruh.

Profil Bupati Anom

Anom Widiyantoro lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 20 Maret 1970. Ia menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) Manajemen Keuangan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang pada 1996, kemudian meraih gelar Magister Manajemen/Bisnis di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung pada 2005.

Sebelum menjadi kepala daerah, Anom menghabiskan sebagian besar kariernya di lingkungan BUMN. Ia memulai karier di PT Wijaya Karya (WIKA) dan menempati berbagai posisi strategis hingga menjadi General Manager. Selanjutnya, ia dipercaya menjabat sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Human Capital di PT Hotel Indonesia Properti, anak usaha WIKA.

Pada 2024, Anom memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya di BUMN untuk maju dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Pemalang.

Menang Pilkada 2024

Dalam Pilkada Pemalang 2024, Anom Widiyantoro berpasangan dengan Nurkholes sebagai calon wakil bupati. Pasangan tersebut memperoleh 278.043 suara atau sekitar 44,51 persen suara sah, mengungguli dua pasangan calon lainnya. Keduanya kemudian dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025.

Selama menjabat, Anom mengusung visi pembangunan “Pemalang MULYA” (Maju, Unggul, Lestari, dan Berbudaya) dengan fokus pada peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan penguatan ekonomi daerah.

(detik)

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026