Home Batam Pemko Batam Perkuat Pemerataan Guru, Data 4.877 ASN Pendidikan Dimutakhirkan

Pemko Batam Perkuat Pemerataan Guru, Data 4.877 ASN Pendidikan Dimutakhirkan

Pemko Batam Perkuat Pemerataan Guru, Data 4.877 ASN Pendidikan Dimutakhirkan
Komitmen tersebut ditegaskan Amsakar saat menghadiri silaturahmi bersama guru dan tenaga kependidikan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (5/8/2026).
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Pemko Batam terus memperkuat sektor pendidikan dengan melakukan pemetaan dan validasi kebutuhan guru serta tenaga kependidikan di seluruh sekolah.

Langkah yang dipimpin Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, ini menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran guna mewujudkan pemerataan tenaga pendidik dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Komitmen tersebut ditegaskan Amsakar saat menghadiri silaturahmi bersama guru dan tenaga kependidikan di Dataran Engku Putri, Batam Centre, Rabu (5/8/2026). Kegiatan itu diikuti 648 aparatur sipil negara (ASN) sektor pendidikan dari Kecamatan Sekupang, terdiri atas 255 pegawai negeri sipil (PNS) dan 393 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Menurut Amsakar, pendataan yang dilakukan merupakan bagian dari proses verifikasi dan validasi untuk memperoleh gambaran riil mengenai kondisi tenaga pendidik di Kota Batam.

“Dari pendataan ini kita mengetahui kondisi riil guru di Batam sebagai dasar menyusun kebijakan ke depan,” ujarnya.

Saat ini, Pemko Batam mencatat terdapat 4.877 guru dan tenaga kependidikan berstatus ASN yang terdiri atas PNS dan PPPK. Data tersebut akan menjadi acuan dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di sektor pendidikan, termasuk pemenuhan kebutuhan guru di sekolah-sekolah.

Amsakar juga memberikan apresiasi kepada para guru atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Batam. Menurutnya, peran tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting di balik meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam yang naik dari 83,3 pada 2024 menjadi 83,8 pada 2025.

“Kalau mutu pendidikan kita baik, tentu karena guru-gurunya hebat. Karena itu, pembangunan SDM menjadi prioritas, termasuk melalui program seragam sekolah gratis dan beasiswa,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mengungkapkan bahwa validasi data dilakukan menyusul laporan sejumlah kepala sekolah mengenai masih adanya kekurangan guru di beberapa satuan pendidikan.

“Hasil penelusuran menunjukkan jumlah guru cukup besar, tetapi komposisi PPPK lebih banyak. Sementara guru ASN yang pensiun belum sepenuhnya tergantikan, sehingga sejumlah sekolah masih kekurangan tenaga pendidik,” jelasnya.

Li Claudia menegaskan, data yang akurat mengenai status kepegawaian, persebaran guru, hingga masa pensiun menjadi kunci dalam menyusun kebijakan yang efektif.

“Setelah data dimutakhirkan, kami akan membawa persoalan kebutuhan guru di Batam kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia untuk mencari solusi bersama,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, menjelaskan proses validasi dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan. Sebelumnya kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kecamatan Batuampar dan Batam Kota, kemudian dilanjutkan ke kecamatan lainnya.

Secara keseluruhan, Pemko Batam memiliki 4.877 ASN di sektor pendidikan yang tersebar di 12 kecamatan. Jumlah tersebut terdiri atas 1.778 PNS, yakni 1.755 guru dan 23 tenaga kependidikan, serta 3.099 PPPK yang terdiri atas 2.767 guru dan 332 tenaga kependidikan.

Melalui pemutakhiran data ini, Pemko Batam berharap dapat merumuskan kebijakan yang lebih akurat dalam memenuhi kebutuhan guru dan tenaga kependidikan, sehingga kualitas layanan pendidikan terus meningkat dan pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kota Batam dapat terwujud.(*)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri