BATAM – Video viral tentang razia barang impor di mal Jakarta oleh Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan membuat pedagang di Batam cemas dan menutup toko mereka. Ketua ALFI/ILFA DPC Batam, Apin Maradonal, menyoroti dampak dari video tersebut.
“Meskipun DJBC membantah melakukan razia seperti yang disebutkan dalam video, kekhawatiran tetap melanda para pedagang di Batam,” ujar Apin seperti dikutip koranbatam, Senin (22/7/2024).
Apin menyebutkan, banyak toko di mal Batam memilih tutup karena takut akan adanya razia serupa.
“Keresahan ini sudah saya dengar sejak 18 Juli. Banyak pedagang panik hingga menutup tokonya,” katanya.
Apin telah memastikan kepada pihak BC Batam bahwa isu razia tersebut tidak benar.
“Dirjen BC sudah mengunggah klarifikasi di Instagram bahwa kegiatan razia tersebut tidak benar,” ungkapnya.
Ia berharap pemerintah dan aparatur negara bisa bekerja sama untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di Batam.
“Batam adalah daerah bebas pajak dan kota industri. Jangan sampai isu ini membuat Batam tidak menarik lagi,” tegasnya.





























