Dedy Suwadha
Home Karimun Dugaan Pembakaran Hutan Disengaja di Karimun Menguat, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Dugaan Pembakaran Hutan Disengaja di Karimun Menguat, Polisi Diminta Bertindak Tegas

Kebakaran hutan dan lahan yang belakangan marak terjadi di Kabupaten Karimun, kini diduga kuat bukan sekadar faktor alam, melainkan ada indikasi unsur kesengajaan yang mulai terkuak ke permukaan.(Foto: Junizar)
Kebakaran hutan dan lahan yang belakangan marak terjadi di Kabupaten Karimun, kini diduga kuat bukan sekadar faktor alam, melainkan ada indikasi unsur kesengajaan yang mulai terkuak ke permukaan.(Foto: Junizar)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Isu panas tengah menyelimuti Kabupaten Karimun. Kebakaran hutan dan lahan yang belakangan marak terjadi kini diduga kuat bukan sekadar faktor alam, melainkan ada indikasi unsur kesengajaan yang mulai terkuak ke permukaan.

Berdasarkan keterangan dari pihak BMKG Karimun, sumber api yang memicu kebakaran justru lebih besar kemungkinan berasal dari aktivitas manusia, bukan karena cuaca ekstrem seperti yang selama ini dikhawatirkan.

Forecaster BMKG Karimun, Yola, mengungkapkan bahwa, hasil analisis data hotspot satelit menunjukkan sejumlah titik panas tersebar di wilayah Meral, Buru, Kundur Utara, Kundur Barat, Kundur dan Ungar, dengan tingkat sedang, sementara Belat berada di level rendah.

“Yang mengejutkan, suhu udara di Karimun disebut masih normal, hanya berkisar 29 derajat celsius, angka yang umum untuk wilayah pesisir. Artinya, cuaca panas bukan penyebab utama kebakaran tersebut,” ujar Yola, Sabtu, 28 Maret 2026.

Namun kata Yola, kondisi cuaca cerah yang berlangsung lama memang bisa menyebabkan kekeringan dan membuat vegetasi mudah terbakar.

“Masalahnya, api tetap butuh pemicu dan itu diduga berasal dari ulah manusia,” katanya.

Dugaan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar hutan pun mencuat.

Jika benar, ini bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Masyarakat kini berharap aparat kepolisian segera turun tangan secara maksimal, dengan mengintensifkan patroli di wilayah rawan.

“Mengawasi aktivitas mencurigakan hingga menindak tegas pelaku pembakaran hutan,” ungkapnya.

Jika tidak segera ditangani, kebakaran ini bisa meluas dan berdampak lebih besar, mulai dari kabut asap hingga kerusakan ekosistem.

“Karimun dalam kondisi waspada. Apakah ini murni kelalaian atau ada pihak yang sengaja bermain api,” pungkasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026