
KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Kondisi memprihatinkan terjadi di akses jalan menuju Puskesmas Balai yang kini dipadati kendaraan parkir sembarangan.
Situasi ini menuai protes keras dari Barisan Keamanan Daerah (Barkad) Karimun, karena dinilai mengganggu kepentingan publik, terutama layanan darurat.
Dari hasil pantauan di lapangan, kendaraan roda empat terlihat memadati bahu jalan di kedua sisi, membuat akses jalan semakin sempit dan menyulitkan kendaraan lain untuk melintas.
Kondisi ini dinilai sangat berbahaya, terutama bagi ambulans dan mobil pemadam kebakaran yang membutuhkan jalur cepat tanpa hambatan.
Ketua Barkad Karimun, Indrawan, menegaskan, perilaku parkir sembarangan tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran pengendara terhadap kepentingan umum.
“Ini bukan sekadar soal parkir, tapi menyangkut keselamatan. Bagaimana jika ada pasien kritis atau kebakaran. Kendaraan darurat bisa terhambat hanya karena parkir liar seperti ini,” tegas Indrawan, Minggu (19/4/2026).
Ia pun mengkritik keras para pemilik kendaraan yang dinilai abai terhadap aturan dan dampak yang ditimbulkan. Menurutnya, jalan sempit menuju fasilitas kesehatan seharusnya steril dari parkir liar.
“Kami minta kesadaran masyarakat. Jangan egois dengan memanfaatkan bahu jalan, apalagi di jalur vital seperti ini,” ujarnya kesal.
Kritik serupa juga disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Karimun, Tohap Siahaan.
Ia menegaskan, pihaknya tidak mentolerir praktik parkir sembarangan yang dapat mengganggu ketertiban lalu lintas.
“Masyarakat harus lebih disiplin. Parkirkan kendaraan di tempat yang sudah disediakan, bukan di bahu jalan yang mengganggu akses umum,” ungkap Tohap.
Hal ini kata Tohap, menjadi sorotan serius, mengingat dampaknya yang tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berpotensi menghambat penanganan situasi darurat.
“Pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan parkir liar di kawasan tersebut,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis



























