Dedy Suwadha
Home Karimun Strategi dr. Rizal Dorong Ekonomi Karimun: Bantuan Modal UMKM Jadi Andalan

Strategi dr. Rizal Dorong Ekonomi Karimun: Bantuan Modal UMKM Jadi Andalan

Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus dilakukan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dr. Rizal, melalui program bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus dilakukan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dr. Rizal, melalui program bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun.(Foto: Junizar)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus dilakukan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dr. Rizal, melalui program bantuan modal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karimun.

Program ini disalurkan melalui kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang berada di bawah Dinas Sosial Provinsi Kepri.

Bantuan tersebut menyasar masyarakat yang menjalankan usaha mandiri dan membutuhkan dukungan permodalan untuk berkembang.

Program bantuan modal ini diharapkan tidak hanya membantu keberlangsungan usaha masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan reses masa sidang II tahun 2025–2026 yang digelar di Kantor DPD NasDem Karimun pada Senin (27/4/2026), sekitar 209 pelaku usaha menerima bantuan modal.

Sebelumnya, pada September 2025, bantuan serupa telah diberikan kepada 140 pelaku usaha dengan nominal Rp3 juta per orang. Sementara pada tahap terbaru ini, masing-masing penerima mendapatkan Rp2,5 juta.

Menurut dr. Rizal, pelaku UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Ia menilai para pelaku usaha kecil merupakan kelompok yang tangguh karena mampu menciptakan lapangan kerja secara mandiri.

“Pelaku UMKM ini berjuang sendiri untuk bertahan dan berkembang. Mereka perlu dukungan nyata, terutama dari sisi permodalan,” ujarnya.

Ia juga menargetkan selama masa jabatannya di DPRD Provinsi Kepri, setidaknya 1.000 pelaku UMKM di Kabupaten Karimun dapat menerima bantuan serupa.

“Selain menyalurkan bantuan, kegiatan reses juga dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.

“Sejumlah usulan yang muncul di antaranya perbaikan infrastruktur seperti jalan, gedung sekolah, dan fasilitas umum lainnya,” tambah Rizal.

Namun demikian, kebijakan efisiensi anggaran yang masih berlangsung pada tahun 2026 menjadi tantangan tersendiri. Beberapa program pembangunan fisik terpaksa ditunda.

“Untuk pembangunan fisik, kemungkinan belum bisa direalisasikan tahun ini. Kita berharap kondisi keuangan daerah membaik agar pada 2027 aspirasi tersebut bisa diwujudkan,” jelasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026