Tejo, Gembong Sabu 3,023 Kg Dituntut Penjara Seumur Hidup – WartaKepri
22 views

Tejo, Gembong Sabu 3,023 Kg Dituntut Penjara Seumur Hidup

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tejo Baskoro alias Jake bin Alm. H. Marsidik, terdakwa gembong sabu seberat 3.023 gram, dituntut pidana penjara seumur hidup oleh JPU karena pemufakatan jahat dalam peredaran narkoba, Senin (11/7/2016) sore.

Dalam tuntutan yang telah dirumuskan JPU dan dibacakan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, terdakwa Tejo dituntut karena terbukti mengendalikan peredaran 3.023 gram atau sekitar 3,023 Kilogram Narkotika golongan I, jenis sabu-sabu.

Terdakwa Tejo terbukti menggunakan jasa Kurniawati alias Dewi binti Alm. Paimun dan Sri Ummi Hosnul Khatimah alias Abel binti Alm. Tofa, masing-masing terdakwa dalam perkara berbeda untuk membawa sabu-sabu sebanyak 3 Kilogram lebih itu.

“Tejo terbukti memerintah kedua saksi tersebut untuk membawa sabu-sabu dari Batam dan selanjutnya diperintahkan untuk dibawa ke Surabaya” Ujar Martua SH

Dengan perintah itulah, kedua saksi tersebut mencoba membawa 3.023 gram sabu didalam dua buah pemanas air ke Surabaya.

Dalam merencanakan perjalanan dari Batam ke Surabaya, keduanya diberi terdakwa Tejo sejumlah uang untuk operasional. Keduanyapun mencoba membeli tiket KM Kelud Rute Batam-Jakarta. Belum sempat menyelundupkan 3 kilo lebih sabu-sabu tersebut, kedua saksi Dewi dan Abel langsung ditangkap oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Kemudian petugas BNN langsung menelusuri perkara tersebut, dan kedua saksi menerangkan bahwa Tejo lah pemilik barang haram tersebut.

Dalam penimbangan yang dilakukan terhadap sabu dengan berat 3.023 gram tersebut, diketahui bahwa barang tersebut benar mengandung Metamfetamina, golongan I, nomor urut 61 yang diatur dalam Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

Sidang itu sendiri, di Pimpin Ketua Majelis Hakim Taufik dan didampingi Hakim Anggota Egi Novita dan Muhammad Chandra.

Atas perbuatannya, terdakwa Tejo dijerat dengan dakwaan Alternatif Primair, melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan tuntutan seumur hidup tersebut, Majelis Hakim memberi kesempatan kepada terdakwa untuk mengajukan nota pembelaan (pledoi). Atas kesempatan itu, terdakwa menyanggupinya dan mengatakan akan membuat pembelaan secara tertulis.

“Kami beri kesempatan kepada terdakwa untuk membuat nota pembelaan selama seminggu,” tegas Ketua Majelis Hakim Taufik.

Kemudian persidangan dengan agenda pembacaan pledoi, akan dilaksanakan pekan depan, Senin (18/7/2016) mendatang di PN Batam.( nikson simanjuntak)

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA