Klarifikasi dan Kronologis Sebenarnya Pemberitaan Viral Tangkap Polisi Jahat di Polda Kepri



FANINDO

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Bidang Humas Polda Kepri menggelar klarifikasi terkait Viral Nya Pemberitaan di Media Sosial Tentang Pengaduan Masyarakat Untuk Tangkap Dan Penjarakan Polisi Jahat dengan penjelasan, 12 Desember 2019, di Mapolda Kepri.

Dengan adanya informasi yang beredar di tengah masyarakat terutama di Media Sosial yang beredaran tuduhan sepihak dari Daulae Nainggolan terhadap Kompol Faisal Sahroni (anggota Polri Polda Kepri) tentang hak kepemilikkan rumah.

Kasubbid Penamas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno, Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kepri Kompol Albert Perwira Sihite, SH.S.IK dan pimpinan BPR Dana Nusantara Jhon Herbet Simarmata.

Konferensi Pers yang dilaksanakan pada hari ini bertujuan agar masalah kepemilikan rumah di Komplek Perumahan Taman Cipta Asri Sagulung-Kota Batam tersebut tidak menjadi rancu atau bias serta menjadi Polemik pemberitaan ditengah masyarakat jelas Kasubbid Penmas.

Berikut nya pimpinan BPR Dana Nusantara Jhon Herbet Simarmata mengatakan bahwa pemberitaan yang beredar tentang bapak Kompol Faisal Sahroni telah merampas kepemilikkan rumah bapak Daulae Nainggolan itu tidak benar.

Hal yang sebenarnya terjadi adalah penjualan rumah tersebut adalah Legal dan resmi sesuai dengan undang-undang yang berlaku dan sesuai dengan kuasa jual serta akte penyerahan yang telah disetujui oleh Daulae Nainggolan beserta istrinya.

Dalam hal ini tidak ada perampasan dan dilakukan secara sukarela dan musyarawarah serta kesepakatan bersama antara kedua pihak ini dilakukan dengan iklas dalam penandatangan berkas perjanjian jelas pimpinan BPR Dana Nusantara.

Permasalahan ini juga sudah dibuktikan dipengadilan sebanyak dua kali bahwasanya peralihan hak dari Daulae Nainggolan ke bapak Kompol Faisal Sahroni adalah legal dan sesuai dengan ketentuan Undang-undang yang berlaku serta penandatanganan kesepakatan dilakukan dihadapan Notaris yaitu Notaris Suhendro Gautama tutup pimpinan BPR Dana Nusantara.

Selanjuntya Kasubbid Paminal Bid Propam Polda Kepri Kompol Albert Perwira Sihite, SH.S.IK menjelaskan bahwa hal yang disampaikan oleh Pihak Bank BPR Dana Nusantara sudah jelas dan tindak ada pelanggaran Disiplin terhadap anggota Polri.

Seperti yang telah tertulis didalam perjanjian hal ini sudah dilalui melalui prosedur berdasarkan akta jual nomor 47 tanggal 14 November 2012 dan akta perjanjian penyerahan nomor 46 tanggal 14 November 2012 yang dilakukan oleh saudara Daulae Nainggolan bersama istrinya memberikan kuasa jual kepada pihak Bank BPR Dana Nusantara dan kemudian di beli oleh saudara Faisal Sahroni rumah tersebut tutup Kasubbid Paminal.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri menghimbau kepada seluruh masyarakat Diharapkan dalam menggunakan media sosial hendaknya lebih bijak, bila ada fakta hukum yang tidak sesuai dalam proses penyidikan silahkan lakukan upaya perlawanan hukum dengan praperadilan hingga menjadi transparan, akuntabel dan dapat dipertanggung jawab kan secara hukum.(*)

Sumber : Humas Polda Kepri.



PKP DREAMLAND

DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
PEMKO BATAM
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA