WARTAKEPRI.CO.ID, BATAM–Puluhan Rumah warga kampung Merah Putih, RT 008 RW 004 kelurahan Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, kota Batam dikagetkan dengan ambruknya rumah mereka pada Minggu (29/12/2019) pukul 05.00 Wib subuh tadi.
Mastoni, Salah seorang Warga Tanjung Uma Menuturkan, berawal pada Subuh tadi adanya suara getaran, dikira gempa perlahan ada getaran kuat, sehingga akhirnya rumah saya langsung amblas begitu saja, ternyata benar adanya rumah amblas.
“Saya kaget dengan ambruknya rumah, dikira ada gempa atau apa, ternyata tanah dipermukaan rumah ambruk, beruntung pada saat kejadian tersebut subuh tidak ada korban jiwa,”tutur Mastoni kepada Wartakepri.co.id Minggu (29/12/2019) dilokasi kejadian.
Sebelumnya, lanjut Mastoni tidak ada tanda tanda ambruknya rumah kami, namun ternyata pada Subuh tadi, terjadinya ambruk. Saya tentu panik dan harus menyelamatkan keluarga saya serta barang barang supaya tidak masuk dalam parit.
“Ini saja sudah ada sebagian rumah saya yang masuk dalam parit sungai. Dari pada membahayakan saya inisiatif untuk mengamankan sementara dari bahaya ambruk susulan,”jelas Mastoni.
Ia menduga adanya akibat timbunan tanah didepan perkampungan, sehingga kuat dugaan karena tidak kuat maka mengakibatkan terjadinya ambruk disebabkan tekanan sangat berat,”ulasnya.
Kita harapkan kepada Pemerintah terkait agar persoalan ini secepatnya diselesaikan, kasihan kami pak rumah kami sudah hancur berantakan begini,”harapnya.(*)
Kiriman : Taufik Chan






























