Ferdian Palenka CS Diperintah Masuk Tong Sampah, Beginilah Nasibnya Ditahanan – WartaKepri
408 views

Ferdian Palenka CS Diperintah Masuk Tong Sampah, Beginilah Nasibnya Ditahanan

PKP DREAMLAND

WartaKepri.co.id – SEBUAH video berisi rekaman perundungan oleh sesama tahanan terhadap Youtuber “prank” sembako sampah, Ferdian Paleka, Tubagus Fahddinar, dan Aidil di rumah tahanan Mapolrestabes ramai beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak Ferdian berkepala plontos dan nyaris dalam kondisi telanjang dada. Ia diduga mengikuti perintah untuk melakukan beberapa aktivitas dari tahanan lain, seperti masuk ke dalam tong sampah, push up, mengucapkan kalimat bernada hinaan.

Sesekali ia mendapat kontak fisik yang membuatnya terlihat meringis. Tak sedikit pula tahanan yang mengamati. Terdengar pula beberapa tahanan lain meneriaki Ferdian dan kawan-kawannya dengan menyindir konten mengenai bantuan berisi sampah dan batu kepada transgender.

Video tersebut tersebar di berbagai kanal media sosial dan mendapat beragam reaksi dari warganet. Ada yang bereuforia, namun tak sedikit yang menyatakan simpati kepada Ferdian karena apa yang terjadi di dalam video tidak mencerminkan penanganan hukum yang ideal.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Ulung Sampurna Jaya mengatakan, membenarkan peristiwa yang terjadi di dalam video tersebut. Para tahanan melakukan hal tersebut dikarenakan faktor ketidaksukaan terhadap Ferdi cs.

“Benar itu terjadi merasa tidak suka dengan Ferdi ini karena kelakukannya pada saat di luar dia memberikan makanan sampah. Sehingga mereka tidak suka dan tahanan ini melakukan pembullyan kepada Ferdi cs,” kata Ulung di Mapolrestabes, Sabtu (9/5/2020).

Masih dikatakan Ulung, aksi perundungan tersebut direkam menggunakan telepon genggam oleh sesama tahanan. Kemudian, video tersebut disebarkan melalui media sosial.

“Handphone sendiri sudah kami amankan, dan kami juga sudah lakukan pemeriksaan terhadap penjaga tahanan. Sampai Kasat Tahti kami periksa untuk mempertanggung jawabkan kejadian ini,”terang Ulung.

Masuknya telepon genggam ke dalam ruang tahanan, lanjut Ulung, berasal dari luar dengan cara disembunyikan di dalam makanan. Menurut dia, selama ini Rutan Polrestabes Bandung tidak menerima kunjungan selama pandemi covid-19 kecuali makanan.

“Dengan adanya kejadian seperti ini, kami akan memperketat lagi, yang pertama kami tetap tidak menerima kunjungan dari siapapun juga. Kedua tidak menerima makanan dari luar ke dalam tahanan ini,” kata dia.

Selain itu, Ulung mengatakan pihaknya telah memeriksa kesehatan Ferdian, Tubagus, dan Aidil, akibat perundungan sesama tahanan tersebut. Saat ini ketiganya dalam keadaan sehat.

“Mereka tetap sehat dan tidak kekurangan apapun. Untuk sementara ini, kami lakukan pemisahan sel dulu dengan tahanan yang lain di
dalam,” kata Ulung.

Sumber : galamedianews.com

Komentar Anda



FANINDO
DEWAN PERS WARTAKEPRI

PEMPROV KEPRI
DPRD BATAM
PEMKO BATAM
DPRD ANAMBAS
PEMKAB ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
DPRD KARIMUN
PEMKAB KARIMUN
DPRD LINGGA
PEMKAB LINGGA