Diduga Nenggak Miras, ABK Kapal Tewas Mengapung di Pelantar Pelabuhan Meral

639

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Ali Sadikin (29) ditemukan tewas dari atas kapal KM. Maju Jaya, Kamis (6/8/2020) Pagi, di pelantar pelabuhan Meral, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

Warga Harjasari RT.007, RW.003 Kelurahan Harjasari, Kecamatan Suradadi, Kota Tegal, Jawa Tengah ini tewas diduga akibat kebanyakan menenggak minuman keras (miras).

Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono saat dikonfirmasi membenarkan kejadian penemuan mayat diwilayah hukum Polres Karimun, Polda Kepri.

“Korban ditemukan dalam keadaan tewas mengapung di perairan pelabuhan Meral pukul 07.00 WIB,” terang Herie.

Awalnya, kata Herie korban diketahui oleh saksi bernama Arrahman (44) sebagai Tekong Kapal KM Maju Jaya, beserta tiga ABK diantaranya Leo Junaidi (21), April Muhaji (22), serta Jamal (20).

“Arrahman mendapat informasi bahwa ada mayat di perairan pelantar pelabuhan Meral Kota, Karimun, dan langsung turun ke lokasi mayat tersebut yang lokasinya tepat di depan KM Sejahtera Sentosa,” ungkapnya.

Setelah itu, Herie mengatakan bahwa saksi Arrahman mengenali mayat tersebut adalah rekannya bernama Ali Sadikin yang hilang sejak hari Kamis, 06 Agustus 2020 pukul 01.00 WIB.

“Sehingga saksi Arrahman langsung memberitahukan kepada Pengurus KM. Maju Jaya, Herman guna pengusutan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian,” imbuhnya.

Herie juga menambahkan petugas Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Identifikasi Tempat Kejadian Perkara (TKP), Satreskrim Polres Karimun yang dibantu dari personel Satpol Air Polres Karimun serta personel dari Polsek Meral melaksanakan olah TKP.

“Mayat dalam keadaan mengapung terlentang menggunakan pakaian kaos merah merk Four One, warna orange, jaket jeans warna hitam, dan juga celana dalam merk Nevillon warna cokelat, serta celana jeans panjang merk Levis warna hitam,” paparnya.

Herie juga mengungkapkan, dengan ciri fisik korban tinggi badan 167 cm, dalam keadaan sudah membusuk, serta tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian tubuh.

“Berdasarkan keterangan dari para saksi, petunjuk berupa tempat lokasi dimana korban Ali Sadikin meminun alkohol sehingga terjatuh dalam keadaan mabuk ke perairan pelabuhan pelantar Meral Kota,” jelas Herie.

Selanjutnya, Satreskrim melakukan interogasi lebih lanjut terhadap para saksi, sekaligus melakukan analisa lebih lanjut terhadap hasil rekaman CCTV di KM Sejahtera Sentosa dan juga rekaman CCTV jalan masuk pelabuhan pelantar Meral Kota, Karimun. Dan juga telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan petugas medis RSUD HM. Sani Tanjungbalai Karimun terkait pelaksanaan otopsi.(*)

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PKPONLINE PKP DREAMLAND