Waspada Gelombang 1,25 meter, BMKG Prakiraan Cuaca Anambas Hujan Ringan

387
Waspada Gelombang 1,25 meter, BMKG Prakiraan Cuaca Anambas Hujan Ringan
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, ANAMBAS – Kantor Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak melalui Kantor BMKG Tarempa keluarkan data prakiraan cuaca pertanggal 22 Oktober hingga 23 Oktober 2020 khusus Kepulauan Anambas, Kamis, 22/10/2020.

Prakiraan cuaca pelabuhan Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak sampaikan prakiraan cuaca pelabuhan laut yang berlaku sampai 22 Oktober sampai dengan 23 khusus Kepulauan Anambas.

Terlihat di data yang di berikan bahwa Pelabuhan Tarempa hari ini hingga besok hujan ringan, arah angin barat daya – barat laut, kecepatan angin 2 -10 Knot, gelombang rendah dan visibility 7 km, untuk wilayah Tarempa.

Sementara untuk wilayah Pelabuhan Letung Kecamatan Jemaja diketahui hujan ringan, arah angin barat daya – barat laut, kecepatan angin 2 – 9 Knot, kondisi gelombang rendah dan visibility 7 km untuk wilayah Letung Kecamatan Jemaja.

Dan untul Pelabuhan Kuala Maras Kecamatan Jemaja Timur di ketahui untuk hari ini hingga besok sesuai yang dikeluarkan diketahui hujan ringan, arah angin barat daya – barat laut, kecepatan angin 2 sampai 10 Knot, keadaan gelombang sedang dan visibility 7 km untuk wilayah Kecamatan Jemaja Timur.

Sesuai data yang diperoleh dari stasion meteorologi maritim Pontianak gelombang maksimum di wilayah perairan Kepulauan Anambas berkisar 0,5 meter sampai 1,25 meter namun demikian gelombang maksimum dapat mencapai dua kali tinggi gelombang yang saat ini dikeluarkan oleh stasion Meteorologi Maritim Pontianak untuk Anambas.

Sirajul Munir kepala BMKG Tarempa membenarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh stasion meteorologi maritim Pontianak bahwa saat ini gelombang yang terjadi masih dikatagorikan rendah yaitu mencapai 0.5 meter dan 1,25 meter untuk kawasan Anambas, namun demikian prakiraan cuaca tersebut bisa saja berubah sewaktu waktu.

“Kami menghimbau kepada masyarakat Anambas untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca saat ini yakni curah hujan ektrim, angin kencang dan gelombang tinggi, karena sebagian wilayah Indonesia saat ini dipengaruhi oleh gejala La Nina, yang dapat meningkatkan jumlah curah hujan, kecepatan angin dan tentunya gelombang Laut,”tutupnya.(Rama).

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN