Bawaslu Karimun Klarifikasi Terkait Anggota PTPS tidak Netral Pada Pilkada 2020

486
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Karimun, telah menerima kritikan sekaligus masukan dari masyarakat, terkait netralitas seorang anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS), terpilih di Kecamatan Tebing Pada Pilkada Serentak 2020, yang diunggah melalui media sosial Facebook, pada Selasa (17/11/2020).

Menanggapi hal tersebut, Bawaslu Karimun langsung menghubungi Panwascam Tebing untuk segera melakukan pemanggilan sekaligus mengklarifikasi yang diduga anggota PTPS tersebut berinisial H.

Namun sebelum dilakukan pemanggilan, H yang merupakan PTPS terpilih di TPS 08 Kelurahan Pamak, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau tersebut, langsung mendatangi kantor Sekretariat Panwascam Tebing dan menyatakan telah mengundurkan diri sebagai anggota PTPS secara sukarela dan atas inisiatif sendiri, dan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

“Dalam menetapkan hal tersebut, apakah menjadi sebuah pelanggaran kode etik dalam penyelenggaraan Pemilu, tentunya harus dilakukan pengkajian lebih lanjut,” terang Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Data Informasi Bawaslu Karimun, Mohammad Fadli, Rabu (18/11/2020).

Namun demikian menurut Fadli sebelum hal tersebut dilakukan, yang bersangkutan datang ke Panwascam Tebing untuk segera mengundurkan diri secara sukarela.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

“Bawaslu Karimun dalam melaksanakan rekrutmen PTPS melalui Panwascam di 12 Kecamatan se Kabupaten Karimun, sudah sesuai prosedur,” imbuhnya.

Selain itu, Fadli juga menegaskan sudah sesuai dengan aturan dan pedoman yang telah ditetapkan oleh Bawaslu RI, yakni surat Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 0329/K.Bawaslu/HK.01.00/IX/2020, tentang pedoman pelaksanaan pembentukan PTPS dalam pemilihan 2020, serta Surat Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 0380/K.Bawaslu/HK.01.00/XI/2020, tentang perubahan Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor
0329/K.Bawaslu/HK.01.00/IX/2020 tentang Pedoman pelaksanaan pembentukan PTPS dalam pemilihan
Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2020.

“Proses seleksi dimulai dari penerimaan, penerimaan pendaftaran, dan penelitian berkas administrasi serta wawancara,” paparnya.

Fadli menambahkan, pendaftaran tersebut yang dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober hingga 10 November tahun 2020 lalu, dimana dengan konsep dua kali masa perpanjangan
pendaftaran, yang kemudian diumumkan hasil seleksinya tersebut pada tanggal 11 November 2020.

“Dalam rangkaian proses seleksi mulai dari penerimaan pendaftaran, penerimaan dan penelitian berkas
administrasi serta wawancara tersebut, telah memenuhi segala persyaratan untuk menjadi seorang PTPS, termasuk tidak berjibaku menjadi anggota partai politik sekurang-kurangnya lima tahun pada saat mendaftar
sebagai PTPS,” tandasnya.

Selain itu, Fadli menyatakan proses seleksi tersebut belum menjadi hasil akhir dari penetapan PTPS
terpilih.

“Sehingga pada tanggal 11 hingga 12 November 2020, Bawaslu Karimun melalui Panwascam di 12 Kecamatan, telah membuka ruang kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun untuk memberikan masukan dan tanggapannya terhadap hasil seleksi calon PTPS yang telah diumumkan,” ujarnya.

Reporter Aziz Maulana

Komentar Anda

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN