Beli HP Pakai Uang Palsu Buatan Sendiri, Pasutri Ini Diringkus Reskrim Polsek Bukit Bestari

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando

WARTAKEPRI.co.id, TANJUNGPINANG – Unit Reskrim Polsek Bukit Bestari meringkus dua pengedar uang palsu (upal) di kawasan Jalan WR Supratman Tanjungpinang Timur, Sabtu (16/1/2021).

Didampangi pejabat utama saat konferensi pers di Mapolres Tanjungpinang, Selasa (19/1). Setelah melakukan transaksi, korban menyadari dari sejumlah uang diberikan pelaku disisipkan uang palsu pecahan Rp100 ribu.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando mengatakan, Unit Reskrim Polsek Bukit Bestari berhasil mengungkap tindak pidana pemalsuan uang rupiah. Saat penangkapan, polisi menyita upal pecahan Rp100ribu sebanyak 62 lembar dari tangan pelaku.

BACA JUGA Bhayangkari Polres Tanjungpinang Salurkan Bantuan untuk Purnawirawan dan Warakawuri Korban Banjir

“Gunakan uang palsu untuk membeli HP, Pasangan suami istri berinisial YA (23) dan G (23) diringkus Polsek Bukit Bestari karena mengedarkan upal.

“Korban melapor setelah melakukan transaksi jual-beli handphone dengan tersangka,” ujar AKBP Fernando

“Uang yang diperiksa dari hasil pembayaran ternyata ada 12 lembar pecahan Rp100 rupiah.

Pelapor menduga itu uang palsu karena semua nomor serinya sama,” katanya.

“Modusnya untuk mengedarkan dengan menyelipkan di antara uang asli saat transaksi.

Kapolres Tanjungpinang menyampaikan kedua pelaku ini mengedarkan uang palsu setelah mencetak sendiri di rumah. “Uang palsu dicetak pakai printer,” jelasnya.

Sementara itu, YA mengaku sudah belajar mencetak uang secara otodidak. “Belajar dari internet, belajarnya selama dua minggu,” kata YA.

Atas perbuatannya, kedua pelaku diduga melanggar Pasal 26 ayat 1 Jo Pasal 36 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang Republik Indonesia. Terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara atas perbuatan melanggar UU tentang mata uwang.(*)

Pengirim: Agus Ginting

DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMKO BATAM FANINDO Combo Sakti Telkomsel