Pasangan ARAH Lanjutkan Dua Periode Pimpin Karimun, Sidang Putusan MK Menolak BERSINAR

6

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Rasa bahagia bercampur haru menyelimuti kediaman Bupati Karimun Aunur Rafiq, Kamis (18/3/2021).

Orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Karimun tersebut bersama masyarakat dan tim pemenangan menyaksikan secara langsung hasil sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK), menolak semua permohonan sengketa Pilkada periode 2020-2021 Kabupaten Karimun oleh pemohon sekaligus tim pasangan, Iskandarsyah-Anwar Abubakar.

Pada Panel Ke III PHP Bupati Karimun Berdasarkan nomor 68/PHP.BUP-XIX/2021, yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 2, Iskandarsyah dan Anwar Abubakar.

Berdasarkan hasil penetapan penghitungan suara yang tertuang dalam keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karimun nomor 520/PL.02.6-Kpt/2102/KPU-Kab/XII/2020, Tentang rekapan rekapitulasi hasil penghitungan suara pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karimun, tahun 2020, bertanggal 16 Desember 2020. Dimana Pemohon memperoleh suara 54433 Suara.

Sedangkan pasangan calon nomor urut 2 Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, memperoleh 54519 suara. Sehingga terdapat selisih suara yang sangat tipis, yakni 86 suara.

Berdasarkan gugatan pemohon beberapa waktu lalu, bahwa pemohon keberatan dengan hasil putusan tersebut, karena ditemukan berbagai pelanggaran.

Diantaranya manipulasi jumlah pemilih disabilitas, penyalahgunaan dana hibah serta adanya kelebihan surat suara siluman di TPS.

“Alhamdulillah, hasil putusan tadi telah menolak seluruh dalil-dalil gugatan dari pihak pemohon,” terang Rafiq.

Kata Rafiq, hasil putusan yang telah ditetapkan oleh KPU memenangkan dirinya, pasangan nomor urut 1.

“Tentunya kami bersyukur kepada Allah SWT, rangkaian proses pesta demokrasi di Kabupaten Karimun memasuki babak final,” ungkapnya.

Untuk itu dirinya berharap sekaligus mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, agar dapat bersama-sama apa yang telah ditetapkan pada hari ini untuk disyukuri bersama.

“Kemenangan ini adalah kemenangan seluruh masyarakat Kabupaten Karimun, mari kita hilangkan perbedaan, perselisihan, merajut kembali bersama-sama silaturahmi kita, guna membangun Kabupaten Karimun dimasa yang akan datang” harapannya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Kuasa Hukum Tim Aunur Rafiq-Anwar Hasyim (ARAH), Edwar Kelvin Rambe memaparkan, majelis hakim menolak seluruh dalil pokok perkara bagi pemohon.

“Berdasarkan Panel Ke III PHP Bupati Karimun nomor 68, Pilkada Karimun telah selesai, dan memenangkan pasangan ARAH,” ujarnya.

Intinya kata Kelvin seluruh pokok permohonan yang diajukan oleh pemohon nomor urut 2 (BERSINAR), itu tidak terbukti di MK.

“Artinya menurut kami itu adalah fitnah, sehingga putusan ini diharapkan dapat menepis isu-isu yang selama ini beredar dikalangan masyarakat,” ungkapnya.

Secara yuridis dirinya sejak jauh-jauh hari sudah yakin, optimis. Akan tetapi dinamika politiknya ini yang luar biasa, terjadinya fitnah.

Menurutnya, putusan ini sifatnya Inkracht, sehingga tidak ada lagi upaya-upaya hukum apapun.

“Hakim ketua persidangan MK, Anwar Usman membacakan putusan tersebut. Pemohon tidak terbukti dalil-dalil yang diajukannya, sehingga menolak seluruh gugatan. Dalil pemohon ditolak, dan MK memenangkan Pasangan ARAH,” katanya. (Az).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM