AJI Jayapura Kecam Aksi Teror Terhadap Jurnalis Victor Mambor

Kerusakan pada kendaraan milik jurnalis Victor Mambor. Pada kaca depan mobil yang diduga dipukul dengan benda tumpul hingga retak, dan kaca mobil sebelah kiri, kaca depan dan belakang, dipukul dengan benda tajam hingga hancur. Selain itu pintu depan dan belakang sebelah kiri dicoret-coret dengan cat pilox berwarna orange. (Foto : AJI Jayapura)

WARTAKEPRI.co.id, JAYAPURA – Aksi intimidasi dan teror terhadap insan pers kembali terjadi di Tanah Papua. Kali ini intimidasi dialami seorang jurnalis yang juga pemimpin umum tabloid Jubi, Victor Mambor di Jayapura, Papua.

Berdasarkan data kronologis kejadian, mobil Isuzu DMax (Double Cabin) milik Victor Mambor yang diparkir di tepi jalan di samping rumahnya didapati telah dirusak oleh orang tidak dikenal pada Rabu (21/4/2021).

Perusakan terjadi pada dini hari yang diperkirakan antara pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIT.

KPU KEPRI

Kerusakan terjadi pada kaca depan mobil (diduga dipukul dengan benda tumpul hingga retak), dan kaca mobil sebelah kiri (kaca depan dan belakang) dipukul yang diduga dengan benda tajam hingga hancur. Selain itu pintu depan dan belakang sebelah kiri dicoret-coret dengan cat pilox berwarna orange.

Ketua AJI Jayapura Lucky Ireeuw menyebut, tindakan teror dan intimidasi ini jelas bentuk kekerasan terhadap jurnalis dan mengancam kebebasan pers di Papua dan secara luas di Indonesia.

“Diduga kuat, teror yang dialami Victor terkait pemberitaan Tabloid Jubi yang tidak disukai pihak tertentu,” ungkapnya Kamis (22/4/2021).

Hal ini menurutnya merupakan rentetan dari sejumlah serangan terhadap Victor maupun tabloid Jubi yang terjadi sebelumnya, yakni serangan melalui digital, doxing, dan penyebaran flayer di media sosial yang kontennya menyudutkan tabloid Jubi maupun Victor Mambor.

“Dengan tindakan mengadu domba, dan tuduhan untuk mengkriminalkan media maupun pribadi Victor,” paparnya.

Atas kejadian yang dialami jurnalis Victor Mambor, maka AJI Jayapura menyatakan sikap:

1. Mengecam teror dan intimidasi yang dilakukan terhadap Victor Mambor dan tabloid Jubi dan meminta siapapun yang melakukannya untuk segera menghentikannya.

2. Meminta Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri dan jajarannya untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menangkap pelakunya.

3. Mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap menjadikan hukum sebagai panglima dalam merespon sesuatu terkait pemberitaan pers. Aktivitas pers yang dilakukan tabloid Jubi dilindungi Undang-Undang nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Di dalamnya telah diatur jika ada pihak yang keberatan dengan pemberitaan bisa menyampaikan “Hak Jawab” dan jika belum puas bisa dilanjutkan dengan mengadukan kepada Dewan Pers.

4. Mengimbau kepada semua pihak untuk menghargai kerja-kerja jurnalisme dan menghormati kebebasan pers di tanah Papua. Kami mengingatkan bahwa dalam menjalankan tugasnya wartawan dilindungi oleh undang-undang. Pasal 8 UU Pers Nomor 40 tahun 1999 menyatakan, “Dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.”

5. AJI Jayapura menegaskan bahwa, jurnalis harus dilindungi dalam melaksanakan tugas peliputan di Papua demi mencari kebenaran yang hakiki bagi masyarakat, meskipun mendatangkan kebencian dari pihak tertentu. Seperti pepatah latin menyebutkan “veritas odium paret” atau kebenaran yang melahirkan kebencian.

Dalam prinsip menghormati kebebebasan pers, Lucky menegaskan, jika ada pihak yang merasa tidak puas atau merasa dirugikan akibat pemberitaan hendaknya menggunakan hak jawab dan koreksi.

“Sebagaimana tercantum dalam Pasal 1 poin 11 Undang-Undang Nomor 40 tahun 1999 yang berbunyi, Hak jawab adalah hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berita fakta yang merugikan nama baiknya,” tegasnya.

Dirinya berharap agar kejadian yang menimpa anggota AJI Jayapura Victor Mambor tidak terulang lagi bagi jurnalis lain di Papua dan Papua Barat pada masa mendatang.

“Agar dimasa yang akan datang tidak terulang kembali aksi-aksi teror terhadap jurnalis,” ujarnya. (AJI Jayapura).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

GALERI 24 PKP EXPO