10 Sasaran dan Arah Kebijakan Gubernur Kepri, Wilayah Kabupaten Karimun

320
Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta Wakil Bupati Anwar Hasyim didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Karimun, mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021-2026, dirumah dinas Bupati Karimun, melalui video conference, Kamis (17/06/21). (Foto : Istimewa)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Bupati Karimun Aunur Rafiq beserta Wakil Bupati Anwar Hasyim didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Karimun, serta Kepala OPD terkait, mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021-2026, dirumah dinas Bupati Karimun, melalui video conference, Kamis (17/06/21).

Pada kesempatan tersebut Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan tujuan pelaksanaan Musrenbang RPJMD.

“Guna penajaman, penyelarasan, dan kualifikasi, sekaligus kesepakatan terhadap tujuan sasaran strategi pada kebijakan dan program pembangunan yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD,” terang Ansar Ahmad.

Sehingga, kata Ansar dengan terlaksananya Musrenbang kali ini, Pemprov Kepri sangat mengharapkan dokumen rancangan RPJMD ini memperoleh masukan dari seluruh Stakeholder terkait lainnya.

“Agar dokumen tersebut lebih baik dan dapat menjadi acuan rancangan pembangunan selama lima tahun kedepan,” paparnya.

Gubernur menambahkan, dengan mengusung visi terwujudnya Kepulauan Riau yang makmur, berdaya saing dan berbudaya, diharapkan Kepri menjadi lebih maju lagi.

“Diharapkan agar kedepannya pembangunan di wilayah Kepulauan Riau akan menjadi lebih baik lagi, masyarakatnya makmur dan berbudaya, serta memiliki daya saing,” ungkap Ansar.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021-2026, fokus pada 7 tujuan pembangunan di Provinsi Kepri, diantaranya yaitu :
1. Terwujudnya percepatan pemulihan dan peningkatan pertumbuhan perekonomian.
2. Terwujudnya optimalisasi potensi kemaritiman dan lingkungan.
3. Terwujudnya penguatan jaring pengaman sosial.
4. Terwujudnya pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.
5. Terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, kuat, dan antisipatif.
6. Terwujudnya pembinaan Keagamaan, pelestarian budaya, dan harmoni masyarakat.
7. Terwujudnya percepatan pembangunan infrastruktur dan pengintegrasian antar pulau.

Tidak hanya itu saja, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad juga memaparkan sasaran dan arah kebijakan pengembangan wilayah setiap wilayah Kabupaten dan Kota, termasuk Kabupaten Karimun, dengan fokus pada :

1. Pengembangan pelabuhan penumpang Domestik di Kabupaten Karimun.
2. Pengembangan Bandara Domestik Raja Haji Abdullah (RHA), Bati, Kecamatan Tebing.
3. Pembangunan infrastruktur dasar dan infrastruktur penunjang kegiatan industri.
4. Pembangunan jalan, jembatan, drainase, air bersih, dan listrik serta pelabuhan.
5. Peningkatan akses telekomunikasi informasi dan komunikasi, sehingga setiap pulau terdapat jaringan atau signal.
6. Pengembangan Kepri terang (listrik masuk pulau).
7. Pengembangan industri galangan kapal.
8. Pengembangan industri Oil Tanking, Refinery Oil, dan industri berat lainnya.
9. Pengembangan industri perikanan di pulau Moro.
10. Fasilitasi dan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif.

Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI

FANINDO

FANINDO

PKP HIMALAYA