Pentingnya APAR Minimalisir Bencana, Rutan Karimun Gelar Simulasi Kebakaran

168
Simulasi Kebakaran Rutan
Kegiatan simulasi dilakukan sebagai upaya deteksi dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh bencana non alam seperti kebakaran. (Foto : Aman)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Guna meminimalisir bencana, Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Tanjungbalai Karimun Kepulauan Riau, menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran, Senin (27/9/2021).

“Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dan arahan dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, simulasi untuk mencegah potensi terjadinya kebakaran,” terang Kepala Rutan Kelas IIB Tanjungbalai Karimun Dody Naksabani.

Sehingga kata Dody, kegiatan simulasi tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban yang disebabkan oleh bencana non alam seperti kebakaran.

PKP HIMALAYA

“Simulasi ini dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi seluruh petugas, khususnya dalam proses pengamanan Rutan dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang menjadi tugas dan tanggungjawab petugas pemasyarakatan,” paparnya.

Selain menggelar latihan simulasi untuk mencegah terjadinya kebakaran, Dody menyebut, sebelumnya telah dilakukan pengecekan secara berkala instalasi listrik, Alat Pemadam Api Ringan (APAR) atau Fire Extinguisher, penempatan kunci duplikat kamar hunian yang disimpan dalam kotak.

“Serta rutin melakukan razia ketat terhadap barang bawaan warga binaan yang dilarang dan berpotensi memicu kebakaran seperti korek api,” paparnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, salah satu penyuluh pemadam kebakaran Pemkab Karimun, Agus Suroso mengatakan, ada beberapa materi yang disampaikan.

“Diantaranya berupa perilaku api,” kata Agus.

Karena menurutnya perilaku api itu tidak akan menyala dengan sendirinya, karena ada beberapa faktor.

“Termasuk penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), yang mudah terjangkau pada tempat-tempat umum dan pelayanan publik,” ujarnya.

Agus menambahkan, tidak kalah pentingnya yakni formasi regu. Karena kata Agus dengan dibentuknya formasi regu ini.

“Karena masing-masing regu mengetahui tugas dan fungsi dalam memadamkan kobaran api,” tandasnya.

Oleh karena itu, Agus meminta untuk kebersamaan dan kekompakan tim dalam mengantisipasi bencana kebakaran.

“Sedini mungkin agar dapat mencegah kebakaran,” ungkapnya.

Editor : Aman

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel