Alami Kerusakan Mesin, Seharian Yaspandi Mengapung di Perairan Karimun Anak

191
Jajaran Sat Polairud Polres Karimun mengevakuasi seorang nelayan yang hilang kontak di perairan Karimun Anak. (Foto : Ist)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Seorang nelayan bernama Yaspandi (53), warga RT. 001, RW. 001, Ranggam, Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mengapung di perairan Karimun Anak, Rabu (6/10/2020), pukul 19.30 WIB.

Begitu mendapat informasi nelayan yang mengalami hilang kontak, jajaran Sat Polairud Polres Karimun langsung bergerak cepat, guna mencari korban.

Alhasil selama kurun waktu 24 jam, jajaran Sat Polairud Polres Karimun berhasil menemukan nelayan yang hilang, pada titik koordinat 1.044767° N – 103.593316° E, perairan Line 1 Indonesia Kabupaten Karimun.

“Sat Polairud Polres Karimun segera melakukan Search and Rescue (SAR), di sekitar perairan Karimun Anak, guna mencari salah seorang nelayan bernama Yaspandi,” terang Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano, melalui Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Sabar Binsar Samosir, Kamis (7/10/2021).

Binsar menambahkan, dengan menerjunkan 7 orang personil Sat Polairud Polres Karimun, dibantu dengan 4 orang personil KP 1005 BKO Ditpolairud Polda Kepulauan Riau, melakukan pencarian disekitar perairan Karimun Anak.

“Beruntung saja korban berhasil ditemukan, dan masih terselamatkan,” ujarnya.

Binsar menceritakan kronologis kejadian bermula pada Rabu, 6 Oktober 2021 sekira pukul 19.30 WIB, piket Sat Polairud Polres Karimun Menerima laporan dari ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Lumba-lumba Jaya, Leho bernama Hendra.

“Salah seorang anggota nelayan dari kelompok KUB Lumba-lumba Jaya berangkat melaut pada pukul 09.30 WIB menuju laut Karimun Anak dan belum kembali ke pangkalan nelayan Leho dikarenakan mengalami kerusakan pada mesin,” tandasnya.

Dimana menurut Binsar, pada pukul 18.30 WIB, korban Yaspandi sempat menghubungi istrinya dan memberi kabar bahwa dirinya di laut, sedang mengalami kerusakan pada mesin.

“Terapung di sekitar pulau Karimun Anak, dan hingga saat itu handphone korban sudah tidak bisa dihubungi dan korban belum kembali,” ungkap Binsar.

Hingga akhirnya kata Binsar, pada keesokan hari, Kamis (7/10/2021), pukul 10.00 WIB, Sat Polairud dan menemukan korban lego jangkar di perairan Line 1 Indonesia, Kabupaten Karimun.

“Korban dalam kondisi sehat dengan mesin kapal pompong rusak. Selanjutnya dilakukan evakuasi untuk menarik kapal milik korban menuju ke pos Sat Polairud Polres Karimun,” sebut Binsar.

Aman

Facebook Notice for EU! You need to login to view and post FB Comments!
PKP HIMALAYA DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel