Setelah Viral, Polsek Lubuk Baja Jelaskan Kronologi Kejadian Seorang Warga Bawa Sajam ke Masjid

357
Polsek Lubuk Baja dan Kronologi kasus Sajam ke Masjid
Polsek Lubuk Baja dan Kronologi kasus Sajam ke Masjid

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, SIK, MM bersama dengan Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba, SH. dan Panit Reskrim Polsek Lubuk Baja Ipda Husnul Afkar, S.H., M.H.. memberikan Klarifikasi Atas Pemberitaan Yang Viral di Media Sosial atas Kasus Membawa Sajam Ke Mesjid Al – Mu’minin Rt 002/Rw 002 Kec. Lubuk Baja, Kamis (14/04/2022).

Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono, SIK, MM menjelaskan video Viral yang beredar di media sosial berdurasi 1 menit 30 Detik bahwa ada seorang warga yang membawa sebilah parang yang di bawa ke dalam masjid, dan perkara ini sebenarnya sudah di mediasikan, pihak-pihak yang bertikai juga sudah kita bawa ke polsek lubuk baja dan sudah di damaikan secara kekeluargaan yang di saksikan oleh ketua RW, Ketua RT dan Pengurus Mesjid Al – Mu’minin.

Kejadian Berawal Pada hari Minggu tanggal 10 April 2022 sekira pukul 03.30 Wib saat remaja masjid Al Mu’minin RT 002/RW 002 Kel. Tanjung Kec. Lubuk Baja – Batam membangunkan warga untuk sahur dengan menggunakan Toa Masjid, akan tetapi salah satu warga insisial NZ (56 Tahun) merasa terganggu dengan adanya suara toa masjid dengan volume yang sangat keras, yang mana pada saat itu NZ mendatangi masjid sambil membawa parang dan sesampainya di dalam masjid NZ langsung cek cok dengan remaja masjid.

Honda Capella

Kemudian NZ pulang ke rumah, namun masih dikejar oleh remaja masjid Al Mu’minin sampai di depan rumah Muhamad Nizar dan kembali terjadi cek cok mulut antara NZ dengan remaja masjid. Melihat kejadian tersebut FR (anak dari NZ) keluar dari dalam rumah mencoba untuk melerainya, akan tetapi remaja masjid justru mengeroyok FR.

BACA JUGA Heboh Pria Bawa Parang Karena Toa Masjid, Kapolsek Lubuk Baja: Sudah Diselesaikan

Kemudian saat salah satu remaja masjid ikut mengeroyok dan akan memukul FR, NZ memukulkan parang ke arah remaja masjid tersebut pada saat salah satu remaja masjid inisial ME akan memukul FR sehingga ujung parang tersebut menggores punggung ME, Kemudian remaja masjid membawa NZ dan FR ke Polsek Lubuk Baja.

FANINDO