Home Karimun Reses bersama Tenaga Pendidik, Jusrizal Serap Keluhan Guru di Karimun

Reses bersama Tenaga Pendidik, Jusrizal Serap Keluhan Guru di Karimun

Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun dari Fraksi Partai Nasdem, dr. Jusrizal menggelar reses bersama para tenaga pendidik (guru), di Meeting Room Hotel Balai View, Rabu, 16 April 2025. Dalam reses tersebut, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Karimun ini menyerap banyak aspirasi guru.(Foto: Junizar)
Banner DPRD Batam 2026

WhasApp

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Karimun, dr. Jusrizal menggelar reses bersama para tenaga pendidik (guru), di Meeting Room Hotel Balai View, Rabu, 16 April 2025.

Dalam reses tersebut, politisi Partai Nasdem ini menyerap banyak aspirasi dan pelbagai keluhan para guru.

Keluhan para pahlawan tanpa tanda jasa dari pelbagai sekolah negeri maupun swasta tersebut diantaranya kelengkapan sarana dan prasaran sekolah, permintaan gedung dan ruang mengajar.

Tidak hanya itu saja, kerusakan ruang mengajar hingga menyasar persoalan perekrutan tenaga P3K guru serta persoalan retribusi sewa kantin sekolah menjadi momok mengkhawatirkan dikalangan guru.

“Pertama kami mendapatkan masukan dari SMAN 1 Kecamatan Selat Gelam yang diresmikan tahun 2024, pada bulan Juni 2024 juga sudah berlangsung kegiatan belajar dan mengajar, namun mereka belum memiliki gedung sekolah sendiri,” ujar Jusrizal.

“Alhasil kata Jusrizal mereka harus menumpang pada gedung sekolah SMPN III Selat Gelam,” tambah Ketua DPD Partai Nasdem Karimun ini.

Terkait persoalan tersebut, Jusrizal menyebut, untuk pembangunan gedung sekolah SMAN 1 Selat Gelam sudah dianggarkan oleh Pemprov Kepri pada tahun 2025 ini.

“Anggaran pembangunannya senilai Rp 6 miliar. Saat ini sekolah tersebut sudah memiliki 30 orang siswa dan tahun ini akan bertambah siswanya,” imbuh Jusrizal.

Untuk itu pihaknya meminta Pemprov Kepri agar dapat bekerjasama dengan Pemkab Karimun, untuk merehab (renovasi) ruang sekolah di SMPN III Selat Gelam, dimana saat ini kondisinya rusak.

“Sembari menyediakan ruang belajar dan mengajar untuk siswa dan siswi SMAN 1 Selat Gelam,” ucap Jusrizal.

Terkait soal P3K yang dikeluhkan guru di lingkungan SMKN 1 Karimun, dimana formasi untuk guru P3K hanya dibuka untuk 2 orang saja, Jusrizal menyebut terdapat 2 tahapan seleksi.

“Mereka yang ikut ada 17 orang, tapi formasinya yang dibuka hanya untuk 2 orang saja. Jadi kita minta ditahap 2 nanti pemerintah memprioritaskan untuk penambahan formasi ini agar 15 orang guru bisa diterima P3K,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jusrizal berujar bahwa keluhan para guru soal uang sewa kantin sekolah yang disetorkan menjadi penghasilan daerah.

“Sementara operasional kantin tidak bisa dianggarkan. Sebenarnya bagus untuk tertib administrasi, uang sewa kantin disetor kas daerah, tapi juga harus ada umpan balik (feedback) untuk operasional kantin serta kebersihan sehingga kantin tersebut bisa beroperasi dengan baik,” imbuhnya.

Pihaknya akan terus berkomitmen untuk membantu para tenaga pendidik serta sekolah, terkait sarana dan prasarana melalui dana aspirasi.

“Selaku anggota DPRD Provinsi Kepri dapil Karimun, kami berkomitmen dan berusaha memberikan yang terbaik bagi para guru,” tandasnya.(Junizar)

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026