WARTAKEPRI.co.id BATAM — Setelah hampir empat bulan bergelut dengan persoalan krisis air bersih, warga Bengkong Sarmen Raya, RT 04/RW 05, agaknya kini sudah bisa bernapas lega. Pasalnya, aspirasi yang sebelumnya disampaikan warga melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPRD Kota Batam kini mulai direalisasikan melalui sejumlah langkah konkret di lapangan.
Persoalan air bersih yang selama ini mengganggu aktivitas dan kebutuhan sehari-hari warga mendapat perhatian setelah masyarakat menyampaikan keluhan sekaligus tuntutan agar segera dilakukan perbaikan terhadap jaringan distribusi air di kawasan tersebut.
Dalam RDP yang berlangsung pada 9 dan 14 September 2026, warga berharap persoalan yang mereka hadapi tidak berhenti sebatas pembahasan, tetapi benar-benar mendapatkan tindak lanjut. Harapan itu mulai terlihat dengan adanya penguatan jaringan perpipaan untuk mendukung kelancaran distribusi air bersih ke permukiman warga.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyaluran pipa baru berukuran 110 mm dan 63 mm. Penambahan jaringan tersebut diharapkan mampu memperkuat suplai sekaligus meningkatkan kelancaran distribusi air kepada masyarakat.

Tak hanya mengandalkan perbaikan jaringan, kebutuhan warga selama proses penguatan sistem juga mendapat penanganan sementara. Sebanyak enam tangki air per hari disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak krisis air bersih.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari warga. Habibi, pemuda sekaligus warga Bengkong Sarmen Raya, menyampaikan terima kasih kepada Komisi III DPRD Kota Batam yang telah menindaklanjuti aspirasi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Komisi III DPRD Kota Batam yang telah bergerak cepat menindaklanjuti keluhan dan tuntutan warga. Hasil RDP pada tanggal 9 dan 14 September 2026 benar-benar ditindaklanjuti dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Habibi, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, tindak lanjut tersebut menjadi hal penting bagi warga yang selama beberapa bulan harus menghadapi persoalan ketersediaan air bersih. Masyarakat berharap penguatan jaringan yang dilakukan tidak hanya menjadi solusi sementara, tetapi dapat memastikan distribusi air kembali normal dan mampu memenuhi kebutuhan warga secara berkelanjutan.
Apresiasi juga disampaikan kepada Ketua Komisi III Muhammad Rudi, ST beserta anggota yakni Arlon Veristo, Siti Nurlaila, Anang Adnan, dan Suryanto yang disebut telah menerima dan mengawal aspirasi masyarakat Bengkong Sarmen Raya.
BACA JUGA Amsakar Kawal Nasib 1.025 Pekerja PT Ghim Li, Tim Investigasi Segera Dibentuk
Dengan adanya pemasangan pipa baru berukuran 110 mm dan 63 mm serta dukungan distribusi enam tangki air setiap hari, kebutuhan air bersih sekitar 60 rumah warga di RT 04/RW 05 diharapkan dapat tetap terpenuhi selama proses perbaikan dan penguatan jaringan berlangsung.
Warga kini menunggu agar seluruh proses penguatan jaringan dapat diselesaikan sehingga persoalan distribusi air bersih yang telah berlangsung selama kurang lebih empat bulan benar-benar berakhir. Mereka berharap pelayanan air dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan dasar masyarakat tidak lagi terganggu.
Bagi warga, tindak lanjut tersebut menjadi perkembangan penting setelah selama berbulan-bulan menghadapi keterbatasan air bersih. Mereka berharap proses perbaikan dan penguatan jaringan dapat terus berjalan hingga persoalan distribusi benar-benar terselesaikan.
Perjuangan warga Bengkong Sarmen Raya juga menunjukkan bahwa penyampaian aspirasi secara bersama-sama melalui jalur resmi dapat menjadi bagian dari proses penyelesaian persoalan di tengah masyarakat. Dengan adanya komunikasi antara warga dan lembaga legislatif serta tindak lanjut di lapangan, kebutuhan dasar masyarakat mulai mendapatkan perhatian dan solusi konkret. (nas)



























