Home Batam DPRD Batam dan DKI Jakarta Bahas Infrastruktur, PJU Jadi Sektor Penyumbang PAD...

DPRD Batam dan DKI Jakarta Bahas Infrastruktur, PJU Jadi Sektor Penyumbang PAD Terbesar

Wakil Ketua III DPRD Kota Batam Terima Kunker Komisi D DPRD DKI
DPRD Kota Batam menerima kunjungan kerja Komisi D dari DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk membahas pembangunan infrastruktur publik, pembagian kewenangan pembangunan, hingga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – DPRD Kota Batam menerima kunjungan kerja Komisi D dari DPRD Provinsi DKI Jakarta untuk membahas pembangunan infrastruktur publik, pembagian kewenangan pembangunan, hingga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kunjungan kerja tersebut diterima Wakil Ketua III DPRD Kota Batam, Muhammad Yunus Muda, SE, di Ruang Rapat Pimpinan DPRD Kota Batam, Kamis (5/11/2026) siang.

Rombongan Komisi D DPRD DKI Jakarta dipimpin Ketua Komisi D, Yuke Yurike, ST., MT., didampingi Wakil Ketua Komisi Muhammad Idris bersama sejumlah anggota.

Dalam pertemuan tersebut, rombongan DPRD DKI Jakarta menggali informasi mengenai prioritas pembangunan infrastruktur di Batam serta kontribusi sektor infrastruktur terhadap pendapatan daerah.

Muhammad Yunus Muda menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, Batam memiliki karakteristik tersendiri dalam pelaksanaan pembangunan karena melibatkan dua institusi, yakni Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Ia menjelaskan, pembagian kewenangan antara Pemko Batam dan BP Batam menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

BP Batam memiliki peran dalam pembangunan infrastruktur strategis, seperti jalan-jalan utama, pelabuhan laut, bandar udara, serta sarana kebutuhan umum, termasuk penyediaan air bersih.

Sementara itu, Pemko Batam lebih banyak berfokus pada pembangunan infrastruktur di lingkungan permukiman hingga kawasan hinterland.

Terkait kontribusi infrastruktur terhadap PAD, Muhammad Yunus menyebut sektor Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi salah satu penyumbang pendapatan terbesar.

“Untuk infrastruktur yang menghasilkan PAD, yang paling besar itu sektor Penerangan Jalan Umum (PJU),” jelas Yunus.

Selain membahas pembagian kewenangan dan sumber pendapatan daerah, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar informasi mengenai berbagai tantangan dalam pembangunan infrastruktur publik di Kota Batam.

Yunus turut berbagi pengalaman mengenai sejumlah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Batam kepada anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta.

Pertemuan berlangsung secara interaktif dengan membahas kebijakan pembangunan, pengelolaan infrastruktur, serta pengalaman masing-masing daerah.

Melalui kunjungan kerja ini, kedua lembaga legislatif diharapkan dapat memperkuat pertukaran informasi dan wawasan, khususnya dalam mendukung pembangunan infrastruktur publik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Wakil Ketua III DPRD Kota Batam dan rombongan Komisi D DPRD Provinsi DKI Jakarta. (*)

Editor Dedy Suwadha

WhasApp

Google News WartaKepri