WARTAKEPRI.co.id, PADANG – Gubernur Provinsi Sumatera Barat Irwan Prayitno mengeluarkan himbauan melalui pesan pesan media sosial untuk diketahui oleh seluruh masyarakat di Sumatera Barat. Berikut himbauan tersebut, yang di kutip Warta Kepri, Jumat (12/10/2018).
HIMBAUAN GUBERNUR SUMBAR
Dengan tingginya curah hujan beberapa hari terakhir ini dan diperkirakan akan berlanjut sampai bulan Desember 2018, dengan ini kami menghimbau:
1. Agar Bupati dan Walikota se Sumbar meningkatkan kewaspadaannya terhadap kemungkinan terjadinya longsor, banjir dan lain-lain akibat tingginya curah hujan.
2. Diharapkan masing-masing daerah mengaktifkan Posko Penanggulangan Bencana selama 1×24 jam setiap hari.
3. Selalu aktif berkoordinasi melalui SKPD terkait dengan daerah lain dan Pemprov untuk saling memberikan informasi kondisi di daerahnya masing-masing.
4. Diharapkan kepada masyarakat yang tinggal didaerah perbukitan dan lembah untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya longsor. Direkomendasikan jika curah hujan tinggi dan intensitasnya lama, untuk segera mencari tempat yang tidak beresiko terdampak longsor dan banjir.
5. Diharapkan kepada pengendara kendaraan untuk berhati-hati karena jalan licin dan juga waspada jika melewati jalanan yang dikiri-kanannya ada perbukitan dan lembah.
Agar semua kita tetap tawakkal kepada Allah SWT dan berdoa semoga Allah SWT melindungi kita semua dari mara bahaya.
Berikut Penjelasan Resmi Pemerintah Provinsi Sumater Barat terkait musibah banjir dan longsor di sejumlah daerah di Sumbar
Kabupaten Pesisir Selatan
A.Lokasi dan Dampak Kejadian
1.Kecamatan Lengayang, Koto Rawang terdapat genangan air ± 40-50 cm, terjadi hari Kamis, tanggal 11 Oktober 2018 pukul 17.15 wib kemudian juga terjadi Banjir di Aia Kulam Nagari Kambang.
2.Kecamatan IV Jurai, Buah Palo Ken Bunga Pasang dan di Bundaran Bukit Putus Arah masuk menuju Kota Painan telah terjadi Pohon Kayu Tumbang terjadi Pada hari Kamis, tanggal 11 Oktober 2018 pukul 15.00 wib mengakibatkan terhambatnya akses Jalan Nasional Padang – Painan. Perumnas Painan Timur terjadi Pohon Kayu Tumbang pukul 14.30 wib dan kemudian juga terjadi Longsor di Batu Tembak menuju Kabupaten Batang Kapas pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2018 pukul 15.30 wib.
3.Kecamatan Bayang di Lubuk Kumpai terjadi Banjir. Korban Jiwa NIHIL
Tindak Lanjut
1.Tim TRC BPBD Kabupaten Pesisir Selatan sudah berada di lokasi bersama aparat Kecamatan dan Nagari menyampaikan kepada warga agar waspada terhadap bahaya banjir.
2.Tim TRC BPBD Kabupaten Pesisir Selatan memotong pohon kayu yang tumbang bersama TNI, POLRI dan warga untuk membuka kembali akses lalu lintas.
3.Sudah di lakukan pembersihan jalan oleh pihak PU dengan alat berat di kejadian Longsor
4.Sumber informasi dari BPBD Kabupaten Pesisir Selatan.
Kabupaten Kepulauan Mentawai
A. Lokasi dan Dampak Kejadian
Kecamatan Sipora Utara Desa Goso Oinan, Kecamatan Sipora Utara telah terjadi kejadian Tanah Longsor pada hari Kamis, 11 Oktober 2018 pukul 16.40 wib, dan berdampak tertutupnya akses jalan dan terganggunya aktifitas masyarakat
B.Tindak Lanjut, BPBD Kab. Kep. Mentawai Untuk kerugian belum bisa diperkirakan
C.Sumber, BPBD Kabupaten Kepulauan Mentawai
Kabupaten Lima Puluh Kota
A. Lokasi dan Dampak
1. Jorong Lompek Nagari Halaban Kecamatan Lareh Sago Halaban, hari Kamis 11 Oktober 2018 pukul 19.30 wib, karena intensitas curah hujan yang tinggi sejak pukul 16.00 wib mengakibatkan terjadinya Banjir, 3 ekor kerbau dilaporkan hanyut dan terendamnya areal persawahan sekitar 1/4 ha.
2. Jorong Kampung Dalam Nagari Limbanang Kecamatan Suliki, 2 unit rumah terendam banjir milik Emil dan Dasril
3.Jalan di Nagari Sungai Naniang Kecamatan Bukik Barisan telah terjadi Longsor.
B. Korban Jiwa : NIHIL
C. Tindak Lanjut
1.BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota telah menginformasikan pada masyarakat untuk tetap waspada.
2.Penghitungan kerugian akan di lanjutkan besok.
D.Sumber, BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota
Kabupaten Agam
A. Lokasi dan Dampak Kejadian
1.Jorong Puduang, Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari, sehubungan curah hujan yang tinggi pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2018 terjadi Banjir dan merendam 10 unit rumahwarga, terdampak 50 jiwa dan 2 unit kedai. Tinggi air ± 50-70 cm untuk warga yang rumahnya terendam sudah di ungsikan ke rumah tetangga.
2.Jorong Pasa Bawan Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari terjadi Longsor dan menutupi sebagian jalan, jalan hanya bisa dilewati dengan sistim buka tutup.
3.Jorong Sungai Aur Nagari Persiapan Sungai Jariang Kecamatan Lubuk Basung, terjadi Pohon Tumbang yang menutupi akses jalan sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan, setelah dilakukan pembersihan jalan sudah bisa dilewati masyarakat.
4.Kelok 12 Jorong Pasa Maninjau, Nagari Maninjau Kecamatan Tanjung Raya, terjadi Pohon Tumbang yang menutupi jalan sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan, setelah dilakukan pembersihan jalan sudah bisa dilewati kendaraan.
5.Jorong Sungai Nibung Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara, terjadi Banjir dan merendam 1 unit rumah warga, 1 unit peron sawit. Banjir sudah mulai surut.
B.Korban Jiwa, Nihil
C. Tindak Lanjut, Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama Dinsos, PMI, Pemerintah Kecamatan dan Nagari melakukan evakuasi terhadap korban yang terdampak banjir dan membersihkan material Pohon Tumbang.
D.Sumber :BPBD Kabupaten Agam
Kabupaten Pasaman
A. Lokasi dan Dampak Kejadian
1.Simpang tigo Kumpulan, Nagari Limo Koto, Nagari Ganggo Mudiak,Ganggo Hili,Nagari V Koto Kecamatan Bonjol, sehubungan curah hujan yang tinggi pada hari Kamis tanggal 11 Oktober 2018 Mengakibatkan Terjadinya Banjir. Lebih Kurang ketinggian Air ± 1 Meter.
2.Jorong Kampung Tujuh Nagari Tanjung Palung Timur,
• Kampung Pisang Merendam 38 Unit Rumah, 1 MDA dan 1 Masid Terendam ± 50 cm.
• Kampung Tanjung Pacang Banjir Merendam 10 Unit Rumah Ketinggian Air ± 1 Meter.
• Kampung Tanjung Alai Banjir Merendam 60 Unit Rumah.
• Kampung Pancahan Baru 60 Unit Rumah dan 1 Masjid Terendam Bajir ± 60 Cm Dan Penduduk Mengumsi Kerumah Saudara Mereka Yang Tidak Terdampak Banjir.
B.Korban Jiwa NIHIL
C.Tindak Lanjut, Satgas BPBD Kabupaten Agam bersama Dinsos, PMI, Pemerintah Kecamatan dan Nagari melakukan evakuasi terhadap korban yang terdampak banjir. D.Sumber, BPBD Kabupaten Pasaman.
Kabupaten Tanah Datar
A.Lokasi Dan Dampak Kejadian Jorong Ranah Batu Tanjung Bonai sekitar pukul 18.30 wib disebabkan hujan deras terjadi Banjir Bandang, sebuah jembatan putus dan tidak bisa dilalui kendaraan, kemudian 1 unit rumah dan kedai juga terkena dampak banjir bandang
B.Korban Jiwa : Korban jiwa sebanyak 2 orang yang berhasil di temukan, 1 orang ditemukan dalam keadaan luka-luka dan 3 orang lainnya masih dalam pencarian.
C.Tindak Lanjut BPBD Kabupaten Tanah Datar meminta kepada sekitar untuk mengungsi ke tempat yang aman
D.Sumber, BPBD Kabupaten Tanah Datar
Kabupaten Pasaman Barat
A.Lokasi dan Dampak Kamis 11 Oktober 2018 pukul 19.30 wib, Jambak jalur 3, Jambak jalur 2, Jambak jalur 1 Kenagarian Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo terjadi Banjir kemudian kejadian Longsor di Talu pada 3 titik serta banjir di Batasaman Nagari Aia Gadang karna arus deras tidak bisa dilewati kendaraan dari Simpang Empat ke Ujung Gading. 30 unit rumah terendam banjir dengan kedalaman air yang bervariasi.
B.Korban Jiwa, NIHIL
C.Tindak Lanjut
1. TRC Pusdalops PB Pasaman Barat Sar TNI Polri berada di lokasi untuk membantu warga melakukan evakuasi.
2. TRC Pusdalops PB Pasaman Barat berkoordinasi dengan PU Untuk penggunaan alat berat di lokasi kejadian.
D. Sumber : BPBD Kabupaten Pasaman Barat
Kabupaten Padang Pariaman
A. Lokasi dan Dampak Kejadian
• Kecamatan Enam Lingkung Terjadi Tanah longsor pada Rabu, tanggal 10 Oktober 2018 pukul 21.30 wib pada Jorong Padang Toboh Nagari Parit Malintang Kecamatan Padang Pariaman dan menimpa 1 unit rumah masyarakat terkena dampak.
B. Korban Jiwa
1. Wisnu (42 tahun) ayah korban (Selamat)
2. Ratna (33 tahun) Ibu korban (Selamat)
3. Rasman (61 tahun) Kakek korban (Selamat)
4. NANDO (9 tahun) Laki-laki (Meninggal Dunia)
5. RESTU AFANDI (5 tahun) Laki-laki (Meninggal Dunia)
6. RAKA SAPURA (5 bulan) Laki-laki (Meninggal Dunia)
C. Tindak Lanjut
– BPBD Kabupaten Padang Pariaman Menurunkan TIM TRC BPBD kelokasi kejadian untuk melakukan Evakuasi korban dan membawa korban ke RSUD Parit Malintang Padang Pariaman
– Korban dibawa ke Koto Bangko Kecamatan Sei. Geringging
– Kerugian Diperkirakan ± Rp 30.000.000 ( Tiga Puluh Juta Rupiah )
– Informasi dari BPBD Kabupaten Padang Pariaman Via Email
Kabupaten Sijunjung
A. Lokasi Dan Dampak Kejadian Akibat Curah Hujan Yang Tinggi Disertai Angin Kencang Mengakibatkan Terjadinya Pohon Tumbang
1. Pohon tumbang di kec. Sijunjung ada 23 titik dan satu menimpa rumah warga dan korban jiwa nihil.
2. Dua titik di kec. IV Nagari.
3. Untuk Pohon Tumbang sudah ditangan oleh BPBD Kabupaten Sijunjung.(*)
Kiriman: Zulfahmi
Sumber: Humas Pemprov Sumbar






























