Home Berita Utama TIDAK DIDUGA : Di Kepri, Narkoba Sudah Menggurita Di Kalangan Ini

TIDAK DIDUGA : Di Kepri, Narkoba Sudah Menggurita Di Kalangan Ini

Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id, NATUNA – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Provinsi Kepri, terus mensosialisasikan bahaya laten Narkoba sampai ke kabupaten Natuna dengan melaksanakan “Kampanye Akbar Stop Narkoba” melalui pertemuan dengan masyarakat di di Gedung Serindit Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (21/12/2016) Ranai Kab Natuna.

Kepala Bidang pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, AKBP Darsono, mewakili Kepala BNNP Kepri, paparannya menyampaikan harapan serta prosedur di bentuknya BNN Kab Natuna sebagai perpanjangan tangan BNNP Kepri dalam hal P4GN.

Dikatakan AKBP Darsono, saat ini Indonesia sudah masuk dalam kategori darurat narkoba.

Penggunaan Narkoba saat ini kian menggurita dikalangan pelajar, bahkan peredaran narkoba bukan lagi di kota-kota besar, tetapi juga menyasar ke daerah-daerah.

Hal ini harus dilakukan pencegahan dengan mengadakan sosialisasi dikalangan pelajar agar mereka tidak terjerumus ke dalam hal yang merusak masa depan Bangsa.

“Ini dinyatakan dari hasil pemantauan terhadap bertambahnya pengguna Narkoba di Indonesia. Jika di lihat dari wilayah Indonesia ialah wilayah kepulauan, hal ini mengakibatkan mudahnya orang yang tidak bertanggung jawab masuk dan membawa narkoba,” tutur Darsono kepada awak media.

“Narkoba adalah bahaya laten. Pemberantasan narkoba tak hanya menjadi tugas BNN, tapi seluruh lapisan masyarakat harus aktif, terutama orang tua dan guru harus mengawasi anak-anak, jangan sampai terjerumus. Bahaya Narkoba adalah tugas kita bersama. Kepada siswa saya berpesan agar tidak mencoba-coba narkoba karena akan merusak masa depan,” ujar Darsono.

Ditambahkannya, sistem pengawasan yang kurang maksimal saat ini dikarenakan kondisi geografis Indonesia yang merupakan kepulauan. Sehingga banyak jalur masuk untuk narkoba.

Tempat sama,Bupati Natuna H.Hamid Rizal berharap, semoga dengan adanya kegiatan ini akan memberikan gambaran kepada masyarakat. Khususnya, generasi muda tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba.

“Narkoba merupakan penjajahan jenis baru dimana keberadaannya akan menghancurkan pondasi bangsa, mulai pelemahan kemampuan fisik dan kelemahan psikis,” ujar Hamid Rizal.

Bupati Natuna menyambut baik P4GN dan mendukung sanksi tegas berupa pemecatan terhadap ASN yang menggunakan narkoba.
Dan saat ini sedang menyusun rencana pembentukan BNNK Natuna.

Ditambahkannya, cara untuk menyebar luaskan narkoba saat ini sudah sangat kejam diantaranya dengan mencampurkan narkoba dengan permen dengan sasaran anak anak dengan tujuan untuk merusak generasi muda.

“Kondisi Kabupaten Natuna yang masih sangat bergantung dengan daerah lain, seperti mendatangkan sembako dari daerah lain mengakibatkan peredaran narkoba di Natuna akan semakin mudah. Apabila kurangnya pengawasan,” tegas Bupati Natuna.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna Hamid Rizal, Ketua DPRD Natuna Yusripandi, Danlanal Ranai Letkol Laut (P) Tony Herdijanto, Dandim 0318/Ntn Letkol Inf Ucu Yustiana, Kabid Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kepri AKBP Darsono, Kabag Ops Polres Natuna Kompol P. Hutagaol, Sekwan Natuna Marzuki, Kadishub Natuna Siswandi, Dandenpomal Mayor Cpm Sukarman. Serta, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama.(Rikyrinov)

WhasApp

Google News WartaKepri