Operasi SeligI 2019, Satnarkoba Polres Karimun Amankan 3.956 Butir Ekstasi Lintas Provinsi



PKP DREAMLAND

WARTAKEPRI.co.id KARIMUN – Pada pelaksanaan kegiatan Operasi antik Seligi tahun 2019, Satnarkoba Polres karimun berhasil amankan 3.956 butir pil ekstasi dari warga berinisial A-C, tak berkutik ketika dibekuk oleh tim satnarkoba Polres karimun di lobi salah satu hotel di kawasan Karimun, pada Senin malam (9/9/2019).

Pria tersebut diduga sebagai pengedar narkotika jenis pil Methylenediozymethamphetamine (ekstasi). Dan Ketika digeledah, ternyata di saku celana bagian sebelah kiri ditemukan 4 butir pil ekstasi.

Tanpa waktu yang lama, pada Malam itu juga Tim yang dipimpin langsung oleh kasat narkoba AKP. Rayendra Arga Prayana ,meminta kepada pelaku untuk mengatakan dari mana dia mendapatkan barang haram itu. Kepada petugas dia mengakui memperoleh barang haram jenis pil ekstasi tersebut dari temannya inisial I-S.

Tanpa membuang waktu, polisi kemudian mengejar tersnagka lainhya berinisial I-S dan berhasil ditangkap di rumahnya yang beralamat di Seilakam Timur, karimun.

Saat konferensi Pers di halaman Rupatama Mapolres karimun pada Kamis (12/9/2019), Kapolres Karimun, AKBP Hengky Pramudya mengapresiasi kinerja anggotanya dari satnarkoba, dari operasi antik Seligi, yang dimulai dari tanggal 21 Agustus 2019 sampai dengan 9 September 2019 tersebut.

“Perlu diketahui bahwa operasi antik Seligi tahun 2019 ini merupakan operasi terpusat , yang mana dilaksanakn secara serentak diseluruh jajaran,” jelasnya.

Lebih lanjut, perwira yang akan berpindah tugas ke polda Bali tersebut mengatakan bahwa penangkapan tersangka A-C sendiri berawal dari informasi masyarakat. Warga memberi tahu kalau ada seseorang yang diduga menyimpan pil ekstasi saat berada di salah satu hotel di Karimun.

“Sama seperti rekannya A-C, pelaku I-S juga tidak bisa mengelak ketika diamankan polisi. Dia menunjukkan tempat disembunyikannya sejumlah narkotika di rumahnya itu. Pada saat penggeledahan yang disaksikan perangkat RT dan RW setempat, polisi menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang disimpan di dapur rumahnya,” ungkap Pereira yang Hobi musik ini.

Lanjutnya, Setelah menginterogasi pelaku A-C, maka anggota mengembangkan dengan mengejar satu pelaku lainnya berinisial I-S di rumahnya di Kelurahan Sei Lakam Timur pada Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 01.30 WIB. Saat ditangkap, anggota kita menemukan 2 butir pil ekstasi di tangan pelaku.

Ujar Hengky, anggota kemudian melakukan penggeledahan di rumah pelaku. Dari hasil penggeledahan yang disaksikan pihak RT dan RW, ditemukan 1 paket sabu di dalam bungkus kotak rokok. Dan Selanjutnya di temukan satu bungkusan besar yang berisi 3950 butir pil ekstasi warna biru merk Lego, 466 butir pil happy five dan 1 paket kecil sabu-sabu di dalam lemari dapurnya.

Pelaku sendiri saat konferensi pers mengakui seluruh perbuatannya, mendapatkan narkotika tersebut dari seseorang dengan inisial A-S. Saat ini pelaku masih dalam pengejaran polisi atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Polisi juga masih mengembangkan kasus tersebut dengan mengungkap jaringannya.

“Saya nekat menjual narkotika jenis pil ekstasi untuk biaya kebutuhan sehari-hari seperti membayar uang sewa rumah, makan dan lainnya, Pil ekstasi tersebut per butirnya dijual seharga 160 ribu rupiah,” kata I-S.

Para pelaku sendiri akan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 subsider 112 ayat 2 JO pasal 132 ayat 1 undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun penjara, atau hukuman seumur hidup atau hukuman mati atau pidana denda satu miliar rupiah sampai dengan sepuluh miliar rupiah.

Pada Operasi antik Seligi tahun 2019, satnarkoba Polres karimun telah memenuhi target 100 persen, dengan harapan pada tahun-tahun berikutnya target dapat lebih banyak dan persentasenya juga tetap 100 persen.(*)

Tulisan : Aziz Maulana
Editor : Dedy Suwadha



DEWAN PERS WARTAKEPRI PEMPROV KEPRI
DPRD KEPRI
PEMKO BATAM
DPRD BATAM
PEMKAB ANAMBAS
DPRD ANAMBAS
PEMKAB BINTAN
PEMKAB KARIMUN
PEMKAB LINGGA
DPRD
WIRARAJA