Anggota Komisi IV DPRD Batam Nina Melani Pertanyakan SOP Pelayanan Pasien Dirawat di RS Embung Fatimah

51
Anggota Komisi IV DPRD Batam Nina Melani

WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Anggota komisi IV DPRD Batam, Nina Mellanie mempertanyakan menjelaskan chat pribadi dari pasien yang beredar tersebut, kita minta langsung klarifikasi dari pihak RSUD Embung Fatimah.

“Jadi, yang saya tanyakan itu, SOP nya seperti apa selama pasien terindikasi PDP. Tadi ada yang dua PDP, ada yang dalam perawatan dan ada yang bisa keluar,” kata Nina Melani, Kamis (2/4/2020) usai rapat koordinasi strategi dan kebutuhan penganggaran penaganan Covid-19 DPRD Kota Batam dengan Pemko Batam.

Menurut Nina, kalau yang masih status PDP ini membaca curhatan dari almarhum J, itu berakibat dropnya status PDP, dan imun turun.

“Apa yang membantu pasien untuk sembuh?. Yaitu stamina pasien itu sendiri, alat medis yang mendukung, dan dari sikis. Kalau dari sikis merupakan terbentuknya imun kalau kita tidak stres,”ungkapnya.

Selain itu, sambung Nina, kalau dia sudah stres, bagaimana pasien itu bisa membaik,. Jangan sampai pasien yang dirawat, sikisnya terganggu dan imunnya turun.

PKPONLINE PKP DREAMLAND

“Maka dari itu, klarifikasi yang disampaikan oleh Direktur RSUD Embung Fatimah tadi dikarenakan, gedung tersebut masih kekurangan sarana dan prasarana,”bebernya.

Gedung Kirana itu merupakan tempat dirawatnya pasien Covid-19 masih kekurangan sarana dan prasarana, dan Dr Nunung tadi juga menyampaikan, butuh waktu untuk tenaga medis untuk masuk ke ruangan isolasi,”terangnya.

Selanjutnya, Kekurangan sarana dan prasarana di RSUD Embung Fatimah salah satunya tidak ada bell panggilan pasien yang tersedia.

“Selama ini, komunikasi pasien lewat handphone, dan cctv yang gunanya untuk pemantauan pasien juga tidak ada,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Embung Fatimah bakalan melakukan pemasangan CCTV di setiap ruangan isolasi Covid-19 dan pemasangan bell pemanggil pasien jika ada kebutuhan yang diperlukan.

“Kita akan pasang CCTV di setiap ruangan isolasi pasien Covid-19 hingga pemasangan bell untuk panggilan petugas medis.(*)

Tulisan:Taufik Chan

Komentar Anda

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI BBK MURAH