WartaKepri.co.id, Batam – Rasa trauma dialami oleh anak kelas V SD, bagai mana tidak handphone(HP) buat dia belajar dibawa kabur orang tidak dikenal dari rumah di Buana Vista, Batam Center. Kejadian ini baru diceritakan ke WartaKepri pada hari Jumat (28/8/2020).
Anak kelas V SD, Nisa yang akrab dipanggil teman-temannya merasa trauma akibat perbuatan pelaku yang tidak dikenal pada saat itu datang kerumahnya, dimana pelaku membawa kabur HP miliknya buat belajar dirumah.
Saat dikonfirmasi ke Ibu Korban Siti Maimuna (Mak Nisa) mengatakan pelaku yang membawa HP anaknya tidak dikenalnya, pada saat itu pelaku datang pada Selasa (18/8/2020) dengan alasan mengenal salah satu yang tinggal dirumah tempat saat ini saya kontrak.
“Ia saya tidak merasa curiga, dia menyebutkan nama laki-laki orang yang dikenalnya dirumah saya. Tetapi tidak ada nama tersebut, mungkin orang sebelum dia ngontrak rumah ini yang dicari olehnya,” sebut Mak Nisa.
Diterangkannya, pelaku saya suruh masuk dan saya sediakan minum, namanya juga tata krama kan. Dirumah kontrakan tersebut Mak Nisa tinggal bersama Anak perempuan, adik perempuannya dan Ibunya yang sudah tua.
Saat baru sebentar ada tetangga yang menawarkan lemari plastik ke Mak Nisa dan meninggalkan tamu tersebut untuk lemari yang akan diberikan tetangganya, tau-tau saat pulang diliatnya nangis.
“Saya tanya kenapa, rupanya HP nya di bawa kabur. Mungkin diancam juga, soalnya tidak ada teriakannya pasti ibu saya dikamar dengar. Sekarang ini kalau kemana-mana minta temanin, ke kamar mandi aja minta kawanin anak saya. Trauma kali anak saya akibat kejadian itu,” paparnya.
Diungkapkannya, padahal HP itu hasil dari tabungannya, kalau saya mana sanggup untuk belikan HP itu, sekarang Nisa kalau belajar kerumah tetangganya.
“Kerumah tetangga ada yang ngajakin karena tau HP nisa sudah ngk ada,” ucapnya dengan nada sedih.
Ketika ditanya kenapa tidak melapor ke pihak polisi, Mak Nisa mengaku tidak melapor. Tapi sudah beri tahu ke pihak RT. Dan, kali ini sengaja untuk diberitakan agar masyarakat di Batam waspada dan tidak jadi korban seperti dirinya.(adit)





























