Tidak Terima Adiknya Alami Luka Serius, Zahara Laporkan Jepri ke Polsek Meral

555
Harris Day Batam

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Akibat pengaruh minuman beralkohol (miras) seorang pemuda bernama Jepri (24) warga Kampung Suka Maju RT.002, RW.003, Desa Pangke Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau diamankan oleh pihak kepolisian, Polsek Meral, Polres Karimun, Selasa (20/10/2020).

Pasalnya, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tersebut telah menganiaya seorang perempuan, bernama Samsinar alias Putri (31), warga Kampung Suka Maju RT.002, RW.003, Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun.

“Iya benar telah terjadi aksi penganiayaan diwilayah hukum Polsek Meral, yang dilakukan oleh pelaku Jepri, sekitar pukul 05.00 WIB, di Kampung Suka Maju,” terang Kapolsek Meral AKP Doddy Santosa Putra kepada WARTAKEPRI.co.id.

Kata Doddy, pelaku sendiri telah dilaporkan ke Polsek Meral atas tindakan penganiayaan oleh kakak korban, Zahara Rahayu (33), warga Baran II RT.001, RW.004, Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun.

“Atas kejadian tersebut saudara korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Meral, untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Doddy.

Polling Jelang 9 Desember 2020 Pilkada Kepri

Doddy memaparkan kronologi kejadian bermula ketika korban Samsinar sedang menemankan seorang tamu yang sedang minum, dan korbanpun juga ikut minum bersama tamunya pada pukul 01.00 WIB.

“Selang 30 menit kemudian korban keluar dari dalam tempat caffe tersebut menuju dalam kamarnya,” kata Doddy.

Beberapa saat kemudian, lanjut Doddy, tamu korban menyuruh rekannya bernama Rosidah untuk memanggilkan korban, lalu Rosidahpun langsung menuju ke kamar korban.

“Setelah sampai di kamar, Samsinar marah-marah kepada Rosidah, lalu Rosidahpun menanyakan kepada Samsinar ada apa gerangan marah-marah dan emosi,” terang Doddy.

Selanjutnya ungkap Doddy, korban Samsinar menyebut bahwa tamunya Jep memang tidak adil, lalu Rosidah menanyakan perihal ketidakadilan tentang apa yang dimaksud oleh korban, namun Samsinar hanya diam dan langsung kembali masuk kedalam caffe.

“Pukul 02.00 WIB, sewaktu Jepri sedang menghidupkan musik, tiba-tiba saja Samsinar menjambak rambut Jepri, sontak saja Jepripun tersentak kaget,” paparnya.

Tidak sampai disitu saja, Doddy menyebut Samsinar langsung mencekik leher Jepri dengan menggunakan tangan kiri, lalu langsung memukul ke wajah dua kali, setelah itu langsung mendorong badan Jepri dengan menggunakan kepalanya Samsinar, sehingga Jepri dan Samsinar sama-sama terjatuh ke lantai.

“Tidak berapa lama kemudian Rosidahpun langsung masuk kembali kedalam caffe dan melihat pada saat Jepri hendak keluar dari dalam caffe, Samsinar langsung menarik kedua kaki Jepri, hingga keduanya sama-sama terkapar ke lantai, sehingga penganiayaanpun tidak bisa dihindarkan,” sebut Doddy.

Akhirnya, terang Doddy Samsinar langsung dibawa oleh salah satu tamu yang menurut Rosidah tidak dikenalnya menuju RSUD HM. Sani untuk berobat.

“Pukul 05.00 WIB, kakak korban Zahara mendapat telephone dari seseorang, bahwa korban sedang dirawat di RSUD HM. Sani karena dipukul oleh Jepri, setelah itu Zahara langsung mendatangi Samsinar di RSUD, guna melihat langsung kondisi adiknya tersebut, dan setelah Zahara melihat kondisi korban yang mengalami luka memar dan bengkak dibagian dahi dan wajah Samsinar,” pungkasnya.(*)

Kiriman : Aziz Maulana

Reporter : Aziz Maulana

Komentar Anda

FANINDO DEWAN PERS WARTAKEPRI DPRD ANAMBAS DPRD KARIMUN