DPRD Kabupaten Karimun Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp 1,297 Triliun

298
DPRD Kabupaten Karimun Sahkan APBD Tahun 2021 Sebesar Rp 1,297 Triliun

WARTAKEPRI.co id, KARIMUN – DPRD Karimun telah mengesahkan APBD Kabupaten Karimun tahun 2021 sebesar Rp 1, 297 triliun.

Pengesahan tersebut dihadiri oleh Pjs Bupati Karimun Herry Andrianto, pada acara Rapat Paripurna di Gedung Rong Sri DPRD Kabupaten Karimun, Senin (30/11/2020).

Terdapat perbedaan yang signifikan, yakni APBD 2021 sedikit mengalami penurunan dibandingkan pada tahun 2020 tersebut. Dimana pada tahun 2020 total APBD dianggarkan sebesar Rp 1.384.819.729.689 dengan pendapatan daerah sebesar Rp1.277.502.721.689 dan pembiayaan senilai Rp 107.317.008.000.

Ketua DPRD Kabupaten Karimun Muhammad Yusuf Sirat menjelaskan, beberapa waktu lalu, khususnya Badan Anggaran bersama jajaran Pemerintah Daerah telah melaksanakan pembahasan bersama terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD 2021.

“Dalam rangka menyelaraskan kebijakan secara konstruktif, agar dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah dapat berjalan secara efektif dan fisien serat akuntabel,” ungkap Sirat.

Sehingga menurutnya dari masukan dan saran secara menyeluruh fraksi yang ada di Dewan, bahwa secara umum DPRD Karimun dapat menerima dan menyetujui terhadap Raperda APBD Tahun Anggaran 2021.

“Dan pada hari ini DPRD Karimun resmi mengesahkan APBD Karimun 2021, setelah 8 Fraksi menyatakan setuju dengan rancangan disahkan menjadi Peraturan Daerah tentang APBD 2021 sebesar Rp 1. triliun 297 juta 909 ribu 401.302,” paparnya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati Karimun, Herry Andrianto menyatakan bahwa, pengeluaran pembiayaan daerah untuk tahun 2021 tidak mengalokasikan anggaran pengeluaran pembiayaan baik yang bersifat penyertaan modal maupun pembiayaan lainnya, mengingat kondisi keuangan masih difokuskan pada pemulihan perekonomian, serta penanganan wabah COVID-19.

“Mengenai Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun 2021, sesuai dengan hasil rapat bersama-sama, terdapat beberapa hal pokok strategis yang menjadi prioritas utama dalam penyempurnaan Raperda APBD di antaranya penanganan COVID-19, serta dampak perekonomian di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Karimun,” sebut Herry.

Reporter Aziz Maulana

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO Combo Sakti Telkomsel