Home Karimun Cuaca Ekstrem, Satpolairud Polres Karimun Pantau Pantai Wisata

Cuaca Ekstrem, Satpolairud Polres Karimun Pantau Pantai Wisata

Karimun
Satpolairud Polres Karimun Pantau Cuaca Ekstrem Di Tempat Wisata Pantai
Banner DPRD Batam 2026

WARTAKEPRI.co.id- Mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Tanjungbalai Karimun, jajaran Satpolairud Polres Karimun memantau langsung kondisi pada salah satu obyek wisata pantai di beberapa tempat, Sabtu (2/1/2021).

Selain memantau, Satpolairud yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Karimun, Iptu Sabar Binsar Samosir bersama delapan orang personil lainnya, melakukan sosialisasi terkait cuaca ekstrem kepada masyarakat, di sekitar pantai Pongkar dan pantai Ketam Kecamatan Tebing, serta pantai Pelawan yang terletak di Kecamatan Meral, serta pantai Coastal Area, Kecamatan Karimun.

Kebakaran Melanda Perkantoran 5 Lantai Pemkab Karimun, Diduga dari Lantai Dasar

Dengan menggunakan satu unit Rabber Boat Satpolairud dan satu unit kapal patroli type C3, serta peralatan selam berupa vins, masker snorkel, dan juga alat pelampung life jacket, dilakukan secara mobile.

“Cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah perairan Karimun perlu dilakukan antisipasi, sekaligus memberikan sosialisasi kepada warga sekitar pantai, untuk selalu mewaspadai, serta upaya tidak melakukan kegiatan mandi atau berenang di pantai,” terang Kasat Polairud, Iptu Sabar Binsar Samosir.

Selain itu, kata Binsar juga memberikan imbauan terkait protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Dengan tetap jaga menjaga jarak, selalu menggukan masker dan mencuci tangan dengan sabun,” sebut Binsar.

Kata Binsar, ketinggian air laut dalam kondisi pasang hingga mencapai 3,28 meter, dengan arah angin dari utara menuju barat Laut, dengan kecepatan 16 Km/h, serta intensitas curah hujan dan suhu 27 derajat selcius, sehingga diperlukan kewaspadaan oleh masyarakat untuk mengantisipasi.

“Sehingga mencegah terjadinya laka laut atau pengunjung yang mengalami musibah tenggelam saat berenang di pantai,” pungkasnya.

Binsar menambahkan, agar selalu mewaspadai terhadap seluruh aktifitas dan kegiatan di seputaran pantai dan laut guna menekan terjadinya laka laut (musibah).

“Satpolairud telah mempersiapkan baik sarana maupun prasarana penunjang lainnya, termasuk menjalin kerjasama dan sinergitas dengan instansi terkait lainnya, seperti tim SAR dan Tagana, ketika sewaktu-waktu di butuhkan,” tandasnya.

Reporter Aziz Maulana

WhasApp

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026