Keren, Hasil Karya Ilustrasi Beraliran ‘Dark Art’ Seniman Asal Lingga

Dengan hasil karya ilustrasi beraliran 'dark art, Fiji (20) pemuda asal Desa Resun Pesisir, Tanjung Bungsu, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau ini miliki keahlian melukis beraliran dark art. (Foto : Ravi)
PKP Online

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Menelisik hasil karya ilustrasi beraliran ‘Dark Art’ tentunya memiliki kesan yang horor dan mistik, serta banyak yang beranggapan aliran ‘dark’ dalam seni rupa tak wajar dan dilukis di alam bawah sadar manusia.

Salah satunya seniman ilustrasi beraliran ‘dark art’ yakni Rafiji atau akrab disapa dengan Fiji (20).

Pemuda asal Desa Resun Pesisir, Tanjung Bungsu, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau ini miliki keahlian melukis beraliran dark art.

Hasil lukisan tersebut tidak hanya dibeli dari salah satu pengusaha di Tanjungpinang saja, melalui hasil karyanya tersebut yang digunakan sebagai logo pakaian, bahkan juga di minati oleh para kolektor mancanegara.

Kepada WARTAKEPRI, Fiji mengaku sebelumnya tidak pernah terpikir, lukisannya tersebut bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah, melainkan kegiatan melukis yang dirinya lakukan, hanya untuk mengisi waktu kekosongan di tengah mewabahnya pandemi COVID-19.

“Seni melukis ini memang dari dulu saya minati, awalnya saya hanya menggunakan peralatan seadanya, seperti pena dan kertas buku biasa, karena saat itu tidak mempunyai modal, namun setelah ada sedikit modal, baru saya beli pena khusus dan juga kertas yang mumpuni” terang Fiji, Selasa, (06/04/2021).

Pemuda dari tiga bersaudara ini juga mengaku, dari hasil karya lukisannya tersebut, dapat membantu untuk biaya sekolah kedua adiknya, sehingga tidak lagi terbebani kepada kedua orang tuanya.

“Alhamdulillah kemarin pernah terjual ke pengusaha pakaian di Tanjungpinang, saat saya posting lewat Instagram, kemudian yang saya agak kaget, ada warga dari California Amerika serikat, dengan nama akun IG ‘Kushtopia Sukrz’, yang saat itu bertanya lewat komentar, apakah lukisan itu di jual? lalu saya jawab iya, namun saya tidak menetapkan nominal, mungkin karena dia ini memang berminat, lantas di kirimkannya uang sekitar 80 dolar Amerika, kemudian lukisannya saya kirim lewat Pos,” paparnya.

Menurutnya, media lukisannya tersebut dapat dipadukan dari bahan kayu, kotak pensil dan juga dinding ruangan.

“Kalau media pada kertas itu kan sudah umum (biasa), dengan lukisan ini saya berharap, bisa membantu untuk adik-adik saya yang sedang bersekolah,” ungkapnya.

Fiji juga berharap, dari hasil karya lukisannya bisa memberikan motivasi kepada para kawula pemuda, khususnya pemuda yang seumuran dengan dirinya agar selalu berkreasi dengan talenta yang ada.

“Menjadi sebuah kegiatan yang positif, juga bisa menghasilkan uang dalam mengisi kekosongan waktu. Zaman ini kan zaman gadget, jadi saya mengajak kepada kawan-kawan, ketimbang main game atau membuat kegiatan yang tidak bermanfaat, mari bersama-sama kita membuat sebuah kreatifitas yang bisa menghasilkan,” tandasnya. (Ravi).

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel