
WARTAKEPRI.co.id, BATAM – Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri melaksanakan penelitian tentang tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri. Penelitian berlangsung di Mapolresta Barelang, Senin (14/2/2022).
Tim peneliti Puslitbang Polri dipimpin oleh Kombes Pol Saefuddin Mohamad bersama Penda TK I Nailatalmuna, Penda Tegawati, dan dihadiri juga oleh tim supervisi Kombes Pol F.X. Surya Kumara beserta Bripda Revaldo.
Kegiatan Puslitbang ini diikuti Pejabat Utama Polresta Barelang, Kasat Intelkam, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Samapta, dan responden dari tokoh masyarakat serta tokoh agama yang ada di Kota Batam.
Penelitian oleh Puslitbang Polri ini adalah untuk pendalaman seberapa puas masyarakat Kota Batam terhadap kinerja Polresta Barelang, khususnya dalam hal pelayanan publik.
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto yang menerima langsung tim Puslitbang Polri, mengatakan maksud dan tujuan penelitian adalah untuk menganalisis, memperoleh data, fakta dan informasi serta masukan dari publik terkait dengan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polresta Barelang, khususnya pada fungsi Reskrim, Intelkam, Lantas, Binmas dan Samapta.
Ketua tim Puslitbang Polri Kombes Pol Saefuddin Mohamad mengatakan, dalam sasaran penelitian Puslitbang internal terhadap satuan kerja di antaranya pelayanan SIM, pelayanan SKCK, dan pelayanan pengaduan masyarakat.
“Apakah sudah sesuai dengan prosedur atau SOP dalam kecepatan dan kepuasan masyarakat terhadap kinerja Polresta Barelang,” kata dia.
Selain pendalaman internal, tim Puslitbang juga akan melakukan pendalaman eksternal kepada perwakilan tokoh masyarakat Kota Batam yang diundang. Diharapkan perwakilan masyarakat ini betul-betul transparan sesuai yang dialaminya.
Dalam kesempatan ini, Saefuddin menyampaikan ada 2 kunci kesuksesan pelayanan kepada masyarakat, yaitu dukungan publik dan restu publik. Ini kata dia sangat penting untuk mengukur sejauh mana kepuasan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian, terutama Polresta Barelang.
Kegiatan tim dilanjutkan dengan mengadakan Focus Group Discussion (FGD), baik kepada para responden, maupun masing-masing fungsi kepolisian. Hal ini dilakukan untuk menguatkan fakta-fakta pelaksanaan pelayanan, kemudian bisa memberikan timbal balik berupa masukan yang baik sebagai penunjang tugas kepolisian di kemudian hari. (r/taufik)





























