
WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Anggota DPRD Karimun sekaligus Sekretaris Fraksi Partai Nasdem, Eri Januarddin menyatakan bahwa, Pemkab Karimun tak ada anggaran, untuk perbaikan sarana dan prasarana parkir.
“Saya siap talangi Pokok Pikiran (Pokir), untuk menanggung dengan menggunakan Pokir saya sendiri,” tegas Eri, Rabu, 23 Juli 2025.
“Kami akan menggunakan budget sendiri untuk membiayai program-program yang diusulkan melalui Pokir,” tambah Eri.
Ia tidak sendirian, kata Eri seluruh anggota DPRD Karimun dari Fraksi Nasdem siap korbankan Pokir, guna perbaiki sarana dan prasarana parkir.
“Kalau hanya Rp 2,2 miliar, anggaran yang dibutuhkan untuk sarana dan prasarana parkiran, Insha Allah mencukupi,” ucap Eri.
Menurutnya, anggaran Rp 2,2 miliar tersebut bukanlah jumlah yang terlalu besar, sehingga Pemkab Karimun tidak menyanggupinya.
“Bangun Mall Pelayanan Publik (MPP) tahun 2025 ini dengan anggaran Rp 13,8 miliar saja, Pemkab Karimun mampu, kenapa untuk parkiran yang hanya Rp 2,2 miliar saja tidak mampu,” ketusnya.
Eri juga menyesalkan sikap Pemkab Karimun yang terkesan, terburu-buru menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS), dengan pihak swasta tanpa adanya kajian mendalam.
“Kalau memang ada perhitungan dan kajian mendalamnya, Pemkab Karimun sebaiknya menyampaikannya kepada anggota DPRD Karimun,” pungkasnya.
Agar kata Eri, pihaknya dapat mendalami proses, ini tiba-tiba saja PKS dengan pihak swasta langsung menandatanganinya.
“Sehingga menimbulkan kecurigaan bagi kami, ini kepentingan siapa sebenarnya,” sebut Eri.
Menurut data Bapenda Kepri, Eri membeberkan, terdapat 125 ribu jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Karimun, sebanyak 75 ribu kendaraan yang membayar pajak kendaraan per tahunnya.
“Artinya, dari jumlah tersebut, kita dapat menghitung, terkecilnya sehari 3000 unit sepeda motor ditambah mobil yang parkir,” paparnya.
Kalau dikalikan dengan Rp 1000 saja, kata Eri biaya parkir totalnya mencapai Rp 3 juta per hari, sebulan Rp 90 juta, setahun dipastikan mencapai Rp 1 miliar lebih mendapatkannya.
“Ini kan sayang, kalau kita hanya mendapatkan Rp 300 hingga 400 juta saja per tahun,” imbuhnya.
Selain itu, Eri menjelaskan kerjasama yang dilakukan oleh pihak Pemkab Karimun dengan pihak swasta, semestinya melalui mekanisme lelang.
“Harusnya lelang terlebih dahulu, agar ada kompetisi dan jelas tergambar hitungannya. Mending dikelola oleh BLUD agar potensi parkiran sepenuhnya masuk kepada kas daerah,” tandasnya.(Junizar)
@wartakepri Terimakasih Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura partisipasi di Ulang Tahun ke 10 Media WartaKepri.co.id , ( 22 Desember 2015 - 22 Desember 2025) #hbd❤️ #wartakepritv #kepri #batam #wartakepri.co.id ♬ Happy Birthday to You acoustic guitar - C_O
























