
KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Pemerintah Kabupaten Karimun terus mendorong pemanfaatan potensi ekonomi di wilayah kepulauan.
Salah satunya melalui pengembangan sektor budidaya tambak udang di Pulau Manda, Desa Ngal, Kecamatan Ungar.
Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Bupati Karimun, Iskandarsyah, yang turun langsung meninjau potensi kawasan tersebut pada Jum’at (13/3/2026).
Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat lintas sektor, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Camat Ungar serta Kepala Desa Ngal.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengintegrasikan pembangunan desa dengan penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Pemerintah Kabupaten Karimun di bawah kepemimpinan Iskandarsyah terus berkomitmen mendorong kemandirian ekonomi daerah melalui pengembangan sektor unggulan seperti perikanan, pariwisata serta pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah desa dan kepulauan.
Dalam kunjungan tersebut, Iskandarsyah menegaskan, Pulau Manda memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi sentra budidaya udang karena kondisi geografis dan perairannya dinilai sangat mendukung.
“Potensi budidaya udang di Pulau Manda sangat besar. Jika kita kelola dengan baik dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, kawasan ini bisa berkembang pesat dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ujar Iskandarsyah.
Dalam rencana pengembangan kawasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Karimun menetapkan beberapa fokus utama. Pertama, melakukan pemetaan dan identifikasi potensi geografis Pulau Manda yang saat ini dihuni sekitar 60 kepala keluarga.
“Kedua, membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta guna mempercepat pembangunan infrastruktur tambak modern sekaligus menghadirkan teknologi budidaya yang lebih maju bagi masyarakat setempat,” ungkapnya.
“Ketiga, mendorong pemberdayaan masyarakat melalui diversifikasi profesi. Selama ini mayoritas warga Desa Ngal berprofesi sebagai nelayan tangkap yang penghasilannya sangat bergantung pada kondisi cuaca dan musim,” tambah Bupati.
Dengan adanya pengembangan tambak udang, diharapkan masyarakat memiliki alternatif sumber penghasilan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
“Kami ingin masyarakat di pulau ini tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan laut. Budidaya tambak bisa menjadi sumber ekonomi baru yang menjanjikan,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis




























