Home Karimun Tenaga Kerja di Karimun Meningkat Tajam, Pemkab Fokus Perkuat Infrastruktur Penunjang Investasi

Tenaga Kerja di Karimun Meningkat Tajam, Pemkab Fokus Perkuat Infrastruktur Penunjang Investasi

Data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerprind) Kabupaten Karimun mencatat lonjakan signifikan jumlah tenaga kerja di Karimun. Pada Juni 2026, jumlah pekerja mencapai 21.187 orang—naik tajam sebanyak 6.178 orang dibanding periode yang sama tahun lalu.(Foto: Junizar)

WARTAKEPRI.co.id, KARIMUN – Data Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerprind) menunjukkan jumlah tenaga kerja mengalami peningkatan signifikan sepanjang satu tahun terakhir.

Pada Juni 2026, jumlah tenaga kerja di Karimun tercatat mencapai 21.187 orang, meningkat 6.178 orang dibandingkan Juni 2025 yang berjumlah 15.009 orang.

Selain peningkatan jumlah pekerja, persentase tenaga kerja lokal juga mengalami kenaikan dari 85 persen menjadi 88 persen, menunjukkan semakin besarnya keterlibatan masyarakat Karimun dalam dunia kerja.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, mengungkapkan, tren positif tersebut perlu diimbangi dengan penguatan infrastruktur dasar agar pertumbuhan investasi dan industri dapat terus berlanjut.

“Salah satu kebutuhan utama yang menjadi perhatian pemerintah adalah peningkatan pasokan listrik,” terang Iskandarsyah, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, seiring bertambahnya aktivitas industri dan ekonomi, kebutuhan listrik di Karimun diperkirakan meningkat sekitar 2 megawatt setiap tahun.

“Karena itu, pemerintah daerah mendorong percepatan pembenahan infrastruktur kelistrikan, termasuk di kawasan Free Trade Zone (FTZ) yang menjadi pusat aktivitas industri,” ungkap Bupati.

“Peningkatan infrastruktur bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan langkah strategis untuk menciptakan iklim investasi yang semakin kompetitif dan berkelanjutan,” tambah Bupati.

Ia berujar bahwa, Karimun memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila didukung oleh infrastruktur yang memadai, kerja sama seluruh pemangku kepentingan, serta iklim usaha yang kondusif.

“Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis, penguatan sektor riil dan pembangunan infrastruktur akan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujar Iskandarsyah.

Sebagai indikator positif, Iskandarsyah menyebut, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karimun pada kuartal pertama tahun 2026 tercatat mencapai 6,14 persen, melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.

“Capaian tersebut menjadi sinyal bahwa geliat investasi dan aktivitas ekonomi di Karimun terus menunjukkan perkembangan yang baik,” ucap Iskandarsyah.

Peningkatan jumlah tenaga kerja dan dominasi pekerja lokal, masih kata Bupati, menjadi gambaran bahwa pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Ke depan, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan keberlanjutan investasi diharapkan menjadi kunci agar tren positif ini terus berlanjut dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karimun,” tandasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

Google News WartaKepri

WhasApp

Banner DPRD Batam 2026