WARTAKERI.co.id TANJUNGPINANG- Sosialisasi digelar oleh Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjungpinang itu berlangsung selama satu hari dan diikuti sebanyak 60 peserta dari berbagai pejabat dan pelaksana teknis instansi vertikal, instansi pemerintah, serta perangkat daerah bertempatan di Hotel CK Km 8 Tanjungpinang, Rabu (9/8/2016).
Pembukaan acara Sosialisasi Keimigrasian di hadiri oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, Ia mengajak seluruh masyarakat serta jajaran instansi pemerintah untuk mengantisipasi kedatangan pengungsi asing di Kota Tanjungpinang.
” Saya minta masyarakat beserta pihak-pihak terkait dapat memantau kedatangan pengungsi asing yang masuk di Provinsi Kepri, khususnya Tanjungpinang dan mengantisipasi terjadinya penyeludupan narkoba dan gangguan keamanan,” ucap Syahrul.
Karena itu, sosialisasi ini sangat penting supaya masyarakat serta pihak-pihak terkait dapat berperan aktif dan saling berkoordinasi untuk mengatisipasi hal-hal yang bisa menggangu keamanan di kota ini.
” Kepada peserta untuk mengikuti sosialisasi ini dengan saksama guna menciptakan suasana kondusif dan aman di Provinsi Kepri, khususnya Tanjungpinang,” tutupnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Kepri, Ohan Suryana, SH, MH, menjelaskan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian dan komitmen rudenim pusat.
Dalam memberikan pemahaman tentang permasalahan, bagaimana strategi serta penanggulangan Warga Negara Asing yang Ilegal sesuai dengan hukum yang berlaku di negara Indonesia maupun Internasional.
Menurut Suryana, kedatangan imigran ilegal di Indonesia, terutama di provinsi Kepri berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat maupun mengganggu kestabilan perekonomian.
“Kita mengundang bapak dan ibu pada sosialisasi ini, supaya bisa menyumbangkan pemikiran rangka penanganan dan penanggulangan imigran ilegal yang masuk ke Indonesia, khususnya di Provinsi Kepri,” ungkapnya. (yansyah).




























