Puluhan Debitur Datangi Kantor PT TAF Batam, Berharap Adanya Penangguhan Angsuran

150

WARTAKEPRI.co.id, BATAM– Puluhan debitur yang bergabung dalam oraganisasi Rental Car Indonesia RCI Kota Batam, kembali mendatangi kantor PT TAF yang beralamat di Simpang Kepri Mall, Ruko Kepri Mall No 47, Jalan Sudirman, Kota Batam, Sabtu (12/06/2021) pagi sudah dipenuhi debiturnya.

Kedatangan puluhan debitur TAF yakni untuk menyerahkan beberapa nama dan data yang akan mengajukan permohonan penangguhan angsuran, akibat dampak Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai di Kota Batam.

Salah seorang perwakilan dari RCI Batam Prasetyo, mengatakan tujuan kedatangan kami ke kantor PT TAF ini ingin mengajukan permohonan penangguhan angsuran, yang mana adanya terkendala disebabkan oleh pandemi Covid-19.

“Makanya pihaknya ingin bertemu dengan management perusahaan TAF namun tidak mau bertemu langsung dengan debiturnya sendiri,”kata Prasetyo.

Dijelaskan Prasetyo, dirinya bersama puluhan debitur lainnya juga berharap adanya dispensasi dan keringanan dalam pembayaran saja, jangan langsung main tarik aja.

Sebelumnya para debitur telah mengadukan hal tersebut kepada Komisi I Dprd Kota Batam. Setelah itu, para debitur telah berupaya untuk menempuh jalur negosiasi dengan pihak leasing. Namun, hal tersebut menemui jalur yang buntu, karena pihak leasing enggan memberikan kepastian kepada debitur.

Menurutnya, pihaknya sudah mendata seluruh anggota yang terlibat dalam tunggakan tagihan di leasing Taf. Namun setelah memberikan data mereka enggan untuk memberikan kepastian.

“Disini kita ada sekira 35 anggota dengan total 65 unit kendaraan dan tidak menutup kemungkinan akan ada tambahan lagi, sebab kantor TAF meminta data dikumpulkan hari ini,”tuturnya.

Lanjut Prasetyo, sebelumnya pihaknya juga sudah meminta kepastian dari leasing tersebut. Namun, mereka beralasan untuk memberikan jawaban setelahm menerima arahan pasti dari Jakarta.

“Kedatangan kami kemari, justru berharap agar salah satu perwakilan perusahaan bisa bertemu dengan kawan-kawan disini. Sehingga bisa langsung didengar apa masukan dari kami, namun mereka menolak untuk melakukan hal tersebut,”ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh anggota Komunitas Rental Mobil (KOREMBI) Kota Batam, Yonnas Purba menjelaskan, sebenarnya para debitur ingin membayar tagihan tersebut namun karena terkendala di situasi pandemi Covid 19. Ada beberapa point yang mereka inginkan.

“Ada beberapa point yang diminta oleh pihak debitur diantaranya adalah dispensasi biaya cicilan. Kedua debitur meminta untuk PT Toyota Astra Finance (PT TAF) tidak melibatkan pihak ketiga untuk penarikan mobil dan membebankan biaya tersebut kepada debitur. Ketiga, meminta pihak leasing untuk meniadakan denda bunga berjalan,” katanya.

Yonas menambahkan, setelah tidak ingin berdiskusi dengan para debitur, pihak leasing tetap meneror pihak debitur dengan cara menelfon, sms bahkan melalui surat elektronik (Email).

“Mereka itu selalu membenturkan kami dengan pihak ketiga, kadang mereka menagih melalui Telpon, sms dan Email. Lalu, denda bunga tetap berjalan dan itu pula yang kami herankan, kenapa ditengah kondisi seperti ini seakan mereka menutup mata dan hati,” tutupnya.

Sementara itu saat awak media hendak konfirmasi pihak Leasing. Namun mereka menolak untuk bertemu dengan media dan enggan memberikan komentar apapun di media. (*)

Pengirim :Taufik Chaniago

DEWAN PERS WARTAKEPRI FANINDO PEMKO BATAM Combo Sakti Telkomsel