Home Karimun Bapenda Karimun Turun Gunung, Penimbunan Tanah Disisir Demi Kejar Pajak 20 Persen

Bapenda Karimun Turun Gunung, Penimbunan Tanah Disisir Demi Kejar Pajak 20 Persen

Aksi tegas dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun, dengan menyisir langsung lokasi penimbunan tanah di Perumahan Citra Mas Permai 2, yang berada di Jalan Poros, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu (8/4/2026).(Foto: Junizar)
PANBIL MALL   Grand Mercure Batam

KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Aksi tegas dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Karimun, dengan menyisir langsung lokasi penimbunan tanah di Perumahan Citra Mas Permai 2, Rabu (8/4/2026).

Lokasi Perumahan Citra Mas Permai 2 yang berada di Jalan Poros, Kelurahan Baran Timur, Kecamatan Meral tersebut, dilakukan penyisiran bukan tanpa alasan.

Bapenda bergerak cepat untuk mengoptimalkan pungutan pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) yang dinilai berpotensi besar mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Karimun, Tengku Suzan Friana, mengungkapkan, pihaknya turun ke lokasi atas undangan Dinas PUPR Karimun guna memastikan aktivitas penimbunan tanah tidak luput dari kewajiban pajak.

“Kegiatan penimbunan ini masuk kategori pajak MBLB. Tapi kita harus menunggu proses selesai dulu untuk menghitung total pajaknya,” tegas Suzan.

Perhitungannya kata Suzan dilakukan berdasarkan total tonase tanah yang digunakan, lalu dikalikan dengan tarif yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

“Langkah ini disebut-sebut sebagai strategi serius Pemerintah Kabupaten Karimun di bawah kepemimpinan Bupati Iskandarsyah untuk meningkatkan PAD secara signifikan,” ungkap Suzan.

“Ke depan, pungutan pajak MBLB akan terus kami optimalkan,” tambah Suzan.

Hal ini dilakukan, terkait apakah masih ada lokasi penimbunan lain yang belum terpantau dan seberapa besar potensi kebocoran pajak selama ini.

“Aksi penyisiran ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tidak lagi main-main dalam mengejar potensi pajak daerah. Semua aktivitas penimbunan kini berada dalam radar pengawasan,” pungkasnya.

Penulis: Junizar
Editor: Azis

Google News WartaKepri Banner DPRD Batam 2026

WhasApp