
KARIMUN, WARTAKEPRI.co.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kabupaten Karimun terancam mengalami gangguan dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi tersebut dipicu oleh keterlambatan pencairan dana ke rekening Virtual Account (VA) sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas menyalurkan program tersebut.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Karimun, Anas Fitrawanda, mengatakan, pihaknya baru menerima informasi dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pusat terkait adanya keterlambatan penyaluran dana operasional ke beberapa SPPG di Karimun.
“Kami mendapatkan informasi dari PPK pusat bahwa terjadi keterlambatan pencairan dana ke rekening VA beberapa SPPG. Namun hingga saat ini penyebab keterlambatan tersebut belum diketahui secara pasti,” kata Anas, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, pihak BGN Karimun masih melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan jumlah SPPG yang terdampak. Berdasarkan laporan sementara, terdapat delapan SPPG yang hingga kini belum menerima pencairan dana.
“Data sementara yang masuk ke kami ada delapan SPPG yang belum menerima dana, terdiri dari dua SPPG di Kecamatan Karimun, tiga SPPG di Kecamatan Tebing, dan tiga SPPG di Kecamatan Meral,” ujarnya.
Anas menjelaskan, keterlambatan pencairan dana tersebut berpotensi menghambat distribusi makanan bergizi kepada ribuan pelajar penerima manfaat.
“Pasalnya, operasional SPPG sangat bergantung pada dana yang disalurkan melalui rekening VA,” ungkapnya.
Ia memperkirakan penyaluran MBG di sejumlah sekolah dapat terhenti selama satu hingga tiga hari apabila dana belum juga masuk ke rekening masing-masing SPPG.
“SPPG hanya bisa melanjutkan penyaluran MBG setelah dana masuk ke rekening VA. Jika keterlambatan masih terjadi, maka distribusi makanan ke sekolah-sekolah yang dilayani SPPG terdampak kemungkinan akan tertunda,” jelasnya.
Pihak BGN Karimun sendiri berharap, proses pencairan dana dapat segera diselesaikan.
“Agar pelayanan program MBG kepada para pelajar tidak terganggu lebih lama dan dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat,” pungkasnya.
Penulis: Junizar
Editor: Azis



























